Media Sosial, Bantu Polisi Tangkap Pengedar Narkoba Asal Marbau - Waspada

Media Sosial, Bantu Polisi Tangkap Pengedar Narkoba Asal Marbau

  • Bagikan

 

RANTAUPRAPAT (Waspada); Belakangan ini, Sat Narkoba Polres Labuhanbatu giat mengintai pengguna dan pengedar narkoba melalui jejaring sosial.

Seperti tertangkanya pengedar narkoba dari Dusun Kampung Baru Desa Terang Bulan Kecamatan Aek Natas Labuhanbatu Utara yang berprofesi sebagai tukang jahit nyambi jual sabu.

Kali ini, sasaran penyidikan kepada seorang pengedar narkoba asal Kecamatan Marbau.

Menurut Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan SIK MH melalui Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu SH kepada waspada, Minggu (13/6) menjelaskan bahwa polisi akan memanfaatkan semua sumber informasi dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Labuhanbatu salah satunya adalah media sosial.

Dalam postingan media sosial tertayang postingan, ‘ Pak Kapolres tolong ditindak segera bandar sabu di desa merbau selatan dusun tanah seribu Yng bernama dedek ALS Dagol. ‘

Berbekal dari postingan tersebut
polisi melakukan penyidikan selama seminggu dan pada Sabtu (12/6) sekira pukul 18.00 tersangka RS alias Dedek (36) warga Dusun Inpres Tanah Seribu Desa Merbau Selatan Kecamatan Merbau Kabupaten Labura dibekuk petugas.

” Saat itu tersangka sedang menunggu pembeli di teras rumahnya, ” papar Kasat.

Dari tersangka disita barang bukti 3 plastik klip berisi kristal diduga sabu berat 2,52 gram, uang tunai Rp 355.000 dan 1 unit HP Nokia warna hitam.

Menurut penjelasan bapak dua anak itu, papar Kasat, bahwa beliau sudah jualan narkoba jenis sabu-sabu jalan sekitar 3 bulan. Keuntungan yang menggiurkan dimana dengan putaran 2 gram setiap 4 harinya tersangka memperoleh keuntungan Rp.300 ribu hingga Rp. 400 ribu setiap gramnya dimana tersangka mendapatkan sabu dengan cara menghubungi pemasok yang saat ini masih dilakukan pengembangan dan penyidikan, paparnya.

Atas perbuatannya tersebut, papar Kasat, tersangka dipersangkakan melanggar pasal 114 Sub 112 UU RI NO 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara. (a07)

Keterangan singkatan
RS : Rahmad Syahputra
Keterangan foto
Tersangka RS diapit petugas dan menunjukkan BB sabu di plastik klip. (Ist).

  • Bagikan