Mayat Bayi Dalam Karung, Polisi Temukan Titik Terang

  • Bagikan
Aparatur desa dan masyarakat melihat penemuan bayi dan menunggu polisi untuk dilakukan evakuasi. Waspada/Sapriadi
Aparatur desa dan masyarakat melihat penemuan bayi dan menunggu polisi untuk dilakukan evakuasi. Waspada/Sapriadi

KISARAN (Waspada): Penemuan mayat bayi lak-laki dalam karung di pinggir sungai, Polres Asahan menemukan titik terang dengan mengidentifikasi tersangka, sehingga dilakukan penyelidikan dengan mendalami keterangan para saksi.

Kapolres Asahan AKBP Putu Yudha Prawira, melalui Kasat Reskrim AKP Rahmadani, saat dihubungi Waspada.id, Kamis (18/11) mengakui titik terang itu merupakan petunjuk kepada pelaku pembuangan bayi, namun demikian dirinya belum bisa berbicara banyak karena tim gabungan (Sat Reskrim dan Polsek Prapatjanji) masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus ini.

“Ada titik terang, dari petunjuk yang kita jajaki, namun belum bisa saya sampaikan karena kita masih melakukan penyelidikan ,” jelas Rahmadani.

Disinggung apakah sudah ada orang diamankan, Rahmadani mengatakan pihaknya masih melakukan pemeriksaan sejumlah saksi, sehingga pihaknya belum bisa membeberkan sejauh mana pemeriksaan itu.

“Sabar ya, kasi kami waktu, tim gabungan sedang bekerja keras, dalam waktu dekat kita akan berupaya bisa mengungkap kasus ini,” jelas Rahmadani.

Sebelumnya Selasa (16/11), Kapolsek Prapat Janji AKP JT Siregar, saat dikonfirmasi Waspada.id, menyebutkan bahwa penemuan itu dari seorang warga yang curiga dengan karung warna putih yang terikat terapung dan tersangkut di pinggiran Sungai Sitiotio, Dusun VI, Desa Sei Silau Barat. Saat dibuka, di dalamnya ada bungkusan plastik, dan didalamnya bayi laki-laki sudah meninggal lengkap dengan ari-arinya.

“Saya belum bisa berbicara banyak terkait kasus ini, mayat bayi ini akan kita bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk autopsi, sehingga jelas penyebab kematiannya,” jelas Siregar. (a02/a19/a20)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *