Masyarakat Isolasi Mandiri Agar Taati Saran Satgas

Masyarakat Isolasi Mandiri Agar Taati Saran Satgas

  • Bagikan
Rumah Singgah isolasi mandiri pasien Covid-19, dikunjungi Wali Kota Pematangsiantar Hafriansyah (lima kanan) bersama rombongan di Jl. Sisingamangaraja, Rabu (28/7). Masyarakat Isolasi Mandiri Agar Taati Saran Satgas. (Waspada-Edoard Sinaga)
Rumah Singgah isolasi mandiri pasien Covid-19, dikunjungi Wali Kota Pematangsiantar Hafriansyah (lima kanan) bersama rombongan di Jl. Sisingamangaraja, Rabu (28/7). Masyarakat Isolasi Mandiri Agar Taati Saran Satgas. (Waspada-Edoard Sinaga)

PEMATANGSIANTAR (Waspada): Masyarakat yang sedang isolasi mandiri agar mentaati saran dari Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan petugas kesehatan.

“Saya berharap dengan kondisi begini, agar lebih sabar dan kalaupun ada keluhan, sampaikan kepada petugas yang ada di sini agar cepat ditangani. Semoga lekas sembuh dan berkumpul lagi dengan keluarga di rumah,” minta Wali Kota Pematangsiantar Hefriansyah ketika mengunjungi Rumah Singgah Covid-19 bersama rombongan di Jl. Sisingamangaraja, Rabu (28/7).

Menurut Wali Kota, untuk Pematangsiantar, grafik yang terkontaminasi Covid-19 terus meningkat. “Saya tidak mau warga saya mengalami hal-hal yang tidak diinginkan dan saya menghimbau agar masyarakat selalu menerapkan protokol kesehatan.”

Sementara, Kapolres AKBP Boy Sutan Binanga Siregar mengajak masyarakat untuk menyampaikan kepada teman-teman dan saudara-saudara, Covid-19 itu ada serta nyata. “Semoga, kita semua diberikan kesehatan dan selalu menerapkan protokol kesehatan.”

Sedang Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Daniel H Siregar menyebutkan saat ini yang berada di Rumah Singgah sebanyak 48 orang yang terkontaminasi Covid-19 dan untuk Rumah Singgah sendiri, cukup menampung sebanyak 48 orang.

Menurut Daniel, pasien yang berada di Rumah Singgah untuk menjalani isolasi mandiri, merupakan hasil rujukan dari Puskesmas dan rumah sakit yang ada di Pematangsiantar. “48 orang itu tanpa gejala dan gejala ringan.”

“Untuk gejala sedang dan berat, kita tidak terima dan kita akan langsung rujuk ke rumah sakit. Kepada masyarakat, kami meminta agar menahan diri dulu dan selalu menerapkan protokol kesehatan,” harap Daniel.

Ke depan, imbuh Daniel, akan dilihat atau menyiapkan tempat lain untuk isolasi mandiri yang terpusat dan saat ini masih disiapkan fasilitasnya. “Untuk ke depan, isolasi mandiri tidak dibenarkan dan akan dibuat isolasi terpusat bila kasus Covid-19 Pematangsiantar terus meningkat.”

Pada kesempatan itu, Daniel menyebutkan di Rumah Singgah disediakan ambulance yang setiap saat sedia 24 jam dan kebutuhan sehari-hari pasien yang sedang menjalani isolasi mandiri, ditanggung Pemko Pematangsiantar.

Kunjungan diikuti Pj Sekda Zulkifli, Kajari Agustinus Wijoyo Dososeputro, Dandim 0207/Simalungun Letkol Inf Roly Souhoka, Dandenpom I/1 Mayor CPM Binson Simbolon, anggota DPRD Astronout Nainggolan dan lainnya.(a28/C).

 

  • Bagikan