Waspada
Waspada » Lisa-Sapta Sediakan 5 Ribu Lowongan Pekerjaan di Acara Debat Pilwalkot Binjai
Sumut

Lisa-Sapta Sediakan 5 Ribu Lowongan Pekerjaan di Acara Debat Pilwalkot Binjai

BINJAI(Waspada): Lisa Andriani Lubis – Sapta Bangun pasangan calon nomor urut 2 berhasil mencuri perhatian publik saat hadir di acara Debat Pilwalkot Binjai yang berlangsung di Hotel Kardopa Binjai, Sabtu (31/10) sore.

Padangan tersebut berhasil meyakinkan publik dengan visi misinya yang ingin menjadikan Kota Binjai dari kota jasa menjadi kota industri.

Berseragam pakaian hitam putih, Lisa-Sapta tampil begitu percaya diri di atas panggung. Mereka secara bergantian berhasil menjawab pertanyaan moderator sesuai waktu yang ditentukan.

“Kami akan sediakan 5 ribu lowongan pekerjaan untuk masyarakat Kota Binjai,” kata Sapta saat menjawab pertanyaan moderator terkait soal masalah pengangguran di Kota Binjai.

Hal ini dapat segera terwujud, tambah Lisa, setelah terbangunnya sentralisasi pusat industri di wilayah Tunggurono bernama KIB (Kawasan Industri Binjai) yang kini masih dalam proses tahap akhir pelepasan lahan seluas 132 hektar.

“Kami optimis dengan adanya KIB maka kita akan mampu menyediakan ribuan lowongan pekerjaan untuk masyarakat Kota Binjai. Dengan begitu maka perekonomian kita akan terus mengalami peningkatan. Karena akan terjadi perputaran uang yang sangat banyak di Kota Binjai,” ucapnya.

Tak hanya itu, saat menyampaikan program-programnya, baik Lisa dan Sapta terlihat sangat menguasai materi secara detail, jelas dan mudah dipahami.

Dari belasan program unggulannya, Lisa-Sapta memiliki perhatian bagaimana secepatnya dapat membantu pemulihan ekonomi masyarakat yang terdampak situasi Covid19. Salah satunya dengan memberikan bantuan kepada pelaku UMKM agar dapat bangkit kembali.

“Kami akan menambah alokasi anggaran bantuan untuk kesejahteraan masyarakat yang terdampak Covid19, khususnya kepada pelaku UMKM,” ujar Sapta.

Kota Binjai, kata Sapta, berdasarkan data statistik telah mengalami pertumbuhan ekonomi sebesar 5,51 persen. Dan kedepan ini harus bisa ditingkatkan lagi dengan cara memberikan perhatian atau keberpihakan kepada pelaku UMKM.

“Agar mereka dapat terus produktif sehingga terciptalah iklim usaha yang subur di Kota Binjai,” ujarnya.

Jauh-jauh hari, kata Lisa, pihaknya sudah sering turun untuk membantu perekonomian masyarakat yang terdampak Covid19. Salah satunya dengan melakukan kegiatan padat karya serta membentuk kelompok kerja masyarakat bernama UP2K. Dimana, masyarakat diberikan edukasi keterampilan seperti menjahit di rumah.

“Dimana produknya dari hasil menjahit seperti masker ketika dijual memiliki nilai ekonomis. Dan uangnya bisa dipakai untuk kebutuhan hidup di rumah selama masa pandemi Covid19,” sebutnya.

Dan terakhir menjawab tantangan akan bahaya peredaran narkoba di Kota Binjai, Lisa mengatakan dirinya memang sudah lama memiliki perhatian terhadap masalah ini. Dimana, Lisa yang juga menjabat Ketua TP-PKK Kota Binjai ketika itu sudah pernah membuat terobosan dengan cara memberlakukan tes urine terhadap Catin (Calon Pengantin) di Kota Binjai.

“Dengan tes urine ini kami harapkan mereka yang menggunakan narkoba malu ketika hasilnya diketahui oleh calon keluarga pasangannya. Dengan begitu mereka akan berhenti memakai narkoba,” ujarnya.

Kota Binjai merupakan satu-satunya daerah yang memberlakukan program tes urine terhadap Catin (Calon Pengantin) di tanah air. Dan terobosan ini telah mendapat perhatian dari pemerintah di tingkat nasional.

“Kami juga sudah bekerjasama dengan kelompok relawan Genre untuk terus mensosialisasikan bahaya narkoba kepada masyarakat luas terutama para generasi muda. Dan masalah narkoba ini bukan hanya tanggung jawab dari pemerintah saja tapi tanggung jawab seluruh pihak untuk mari bersama-sama kita mencegahnya,” sebut Lisa (a03)

Keterangan poto: Para calon Walikota Binjai berpoto bersama dengan komisioner KPU Binjai dalam. acara debat kandidat(Waspada/Ist)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2