Waspada
Waspada » Launching Metode Yassir Karya Putra Sergai
Sumut

Launching Metode Yassir Karya Putra Sergai

Kakanwil Kemenag Sumut Drs. H. Syahrul Wirda, MM saat launching program GEMA TAKBIR yang digagas Kemenag Sergai di aula Sultan Serdang komplek kantor Bupati Sergai di Sei Rampah baru-baru ini. (Waspada/Istimewa)

SEIRAMPAH (Waspada): Metode Yassir yakni cara cepat menterjemahkan ayat suci Al Qur’an karya putra Kab.Serdang Bedagai (Sergai) Irvan Widodo kelahiran Kec. Kotarih dilaunching Kementerian Agama (Kemenag) Kab.Sergai melalui program Gerakan Mahir Terjemah Al-Qur’anul Karim Berbasis Metode Yassir (GEMA TAKBIR) merupakan program pertama di seluruh Kemenag di Sumatera Utara (Sumut)

Demikian disampaikan Plt Kakan Kemenag Sergai, H.Zulkifli Sitorus MA kepada Waspada, Rabu (18/11) di Sei Rampah.

Menurut Plt Kakan Kemenag, GEMA TAKBIR telah dilaunching, Jumat (6/11) kemarin langsung oleh Kakanwil Kemenag Sumut Drs. H. Syahrul Wirda, MM di aula Sultan Serdang di komplek Kantor Bupati di Sei Rampah, GEMA TAKBIR juga didukung penuh Pemkab Sergai melalui Sekdakab H. Faisal Hasrimy juga Ketua DPRD Sergai dr. H.M Riski Ramadhan Hasibuan, bahkan Ketua DPRD akan mealokasikan program.tersebut lewat APBD.

Dalam arahannya lanjut Kakan Kemenag, Kakanwil sangat memberikan apresiasi dan menyambut positif GEMA TAKBIR,bahkan Kakanwil akan menjadikan GEMA TAKBIR ini sebagai role model di Sumatera Utara.

” Alhamdulillah, saat ini mulai berlangsung penerapan GEMA TAKBIR metode Yassir dalam menterjemahkan Al-Qur’an di bumi Tanah Bertuah Negeri Beradat melalui guru-guru Madrasah, Penghulu dan Penyuluh Agama serta Takmir Masjid”, imbuh Zulkifli Sitorus.

Saat ini sebut Kakan Kemenag, sudah ada 75 orang yang dilatih metode Yassir angkatan pertama, dengan metode Yassir ini peserta akan mampu menterjemahkan Al Qur’an hanya degan pelatihan selama empat hari saja,
sehingga AlQur’an tidak hanya dibaca, tapi dapat dipahami karena mengerti arti dan terjemahnya.

” Pelatihan ini akan berlanjut sampai beberapa angkatan hingga seluruh Kepala, Guru Madrasah, Penghulu. Penyuluh Agama dan Takmir masjid se Kabupaten Sergai seluruhnya mendapatkan metode Yassir ini”, pungkas H Zulkifli Sitorus. (a15/B)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2