Waspada
Waspada » Langgar Aturan Karantina, Berbagai Macam Tumbuhan  Dan Daging Babi Asal LN Dimusnahkan 
Sumut

Langgar Aturan Karantina, Berbagai Macam Tumbuhan  Dan Daging Babi Asal LN Dimusnahkan 

DELISERDANG (Waspada): Balai Karantina Pertanian (BKP) Kelas II Medan memusnahkan berbagai macam tumbuhan/bibit tumbuhan serta daging babi olahan asal luar negeri (LN) dengan cara dibakar di  Dusun Lestari, Desa Kebun Kelapa, Kec. Beringin, Deliserdang, Senin (23/11) pagi.
Kepala BKP Kelas II Medan Hafni Zahara menjelaskan ada 14 item berbagai jenis  tumbuhan dan 1 item daging babi olahan asal luar negeri.Sedangkan barang ini diamankan pada kuartal III 2020 dikirim pemilik melalui Kantor Pos Tanjungmorawa.
“Semua barang ini diamankan petugas Karantina dikirim lewat kantor pos karena  melanggar aturan Karantina,” terangnya.
Sementara, Kasi Tumbuhan Balai Karantina Pertanian Sudiwan Situmorang dalam pembacaan risalah menyebutkan, adapun tumbuhan yang diamankan dari luar negeri, jenis  bunga kering (adenium) asal negara Thailand sebanyak 170 batang, akar wangi asal Singapura 5 batang (1 koli), benih cabe asal Taiwan 500 Gram (1 koli), teh asal Iran 1,5 Gram, jamur asal Hongkong 600 gram dan serbuk kayu asal China 1 Kg.
Kemudian bibit mangga, Taiwan 3 batang, bibit bunga Kamboja, Taiwan 3 batang, bibit bunga Kamboja China 3 batang, bibit tanaman Aquarium Singapura 20 kemasan (1 koli), serbuk kayu Taiwan, 500 gram, almon Australia 5 Kg, jamur Taiwan 0,5 gram dan ubi jalar asal Jepang 9 Kg.
Untuk daging babi sebanyak 2 Kg, asal Jerman diamankan pada 2 Mei 2020 dengan pemilik inisial MS.
Dasar pemusnahan berdasarkan Pasal 33 Undang Undang No. 21 Tahun 2019  Tentang Karantina Hewan, ikan dan Tumbuhan.
Media pembawa tersebut tidak dilengkapi sertifikat kesehatan (phylosanitary certificate) dari negara asal atau negara transit, maka terhadap media pembawa tersebut dilakukan tindakan pemusnahan.
Kemudian berdasarkan Pasal 33 huruf (a) UU No.21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan dan tumbuhan dan pasal 2 Peratuan Pemerintah No.82 Tahun 2000 Tentang Karantina hewan, bahwa media pembawa tersebut tidak dilengkapi sanitasi dari negara asal. Kemudian media pembawa adalah jenis yang dilarang pemasukannya,” tegasnya.
Ikut hadir dalam pemusnahan tersebut, Kepala Badan Karantina Ikan Pengendelaian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Medan Muhammad Burlian, Kepala Kantor Pos, Kasi PLI Rahmat Priandoko  mewakili Kepala Kantor Bea Cukai Kualanamu serta undangan penting lainnya. (a13/B)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2