Lahar Dingin Sinabung Hambat Pengguna Jalan - Waspada

Lahar Dingin Sinabung Hambat Pengguna Jalan

  • Bagikan
Personel TNI/Polri bersama warga bergotong royong membersihkan material batu dan kayu yang terbawa arus lahar. Waspada/ Ist
Personel TNI/Polri bersama warga bergotong royong membersihkan material batu dan kayu yang terbawa arus lahar. Waspada/ Ist

TANAH KARO (Waspada): Luapan lahar dingin Gunung Api Sinabung, Sabtu(22/8) sekira pukul 11.10 Wib di Desa. Sukatendel, Kec. Tiga Nderket menutup akses jalan utama menuju Kec. Kutabuluh. Dalam peristiwa itu tidak ditemukan korban jiwa, sementara pihak BPBD Kab. Karo menurunkan dua unit alat berat guna mengevakuasi material batu dan kayu yang menutupi jalan diatas jembatan.

“Kita imbau bagi warga yang akan melintasi dan mendekati jalur yang dilanda lahar dingin, diminta untuk tidak mendekati lokasi,” kata Plt BPBD Kab. Karo Natanail Perangin-angin kepada Waspada melalui komunikasi selulernya.

Dikatakan Natanail, peristiwa ini terjadi akibat curah hujan yang tinggi terjadi di hulu puncak G. Api Sinabung beberapa jam, sebelum lahar disertai material menutupi badan jalan di jembatan penghubung dua kecamatan dilokasi itu.

“Mendapat laporan atas peristiwa itu kami langsung mengerahkan dua unit alat berat dan bersama warga dibantu TNI/ Polri sampai kini masih melakukan pembersihan dilokasi itu,” tambahnya.

Kapolsek Payung melalui Kanitreskirm Aiptu Despri Perangin-angin mengatakan, luapan lahar dingin yang terjadi dari hulu puncak Gunung Api Sinabung sejak setahun lalu, baru ini terjadi kembali.

Pihaknya bersama TNI dan warga ketika mengetahui peristiwa ini, bersama-sama langsung menguasai lokasi yang dialiri lahar dingin, sambil mengimbau warga tidak melintasi dan mendekati lokasi yang kini di penuhi material batu dan batang kayu.

Sementara Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung, Armen Putra kepada Waspada menyebutkan, intensitas hujan yang terjadi di puncak gunung masih terlihat, meski sempat beberapa kali tertutup awan yang terpantau dari Pos Pengamatan.

“Kami juga mengimbau bagi warga yang tinggal dan melakukan aktivitas di bantaran aliran lahar, diminta untuk segera menjauh sampai kondisi luapan lahar dingin dipastikan aman,” tagas Armen.(c02)

 

 

  • Bagikan