Waspada
Waspada » Kuras Uang SPBU Rp75 Juta, Tiga Pemuda Ditangkap Polsek Tamora
Headlines Sumut

Kuras Uang SPBU Rp75 Juta, Tiga Pemuda Ditangkap Polsek Tamora

Kapolsek Tanjungmorawa Polresta Deliserdang AKP Sawangin Manurung didampingi Kanit Reskrim Iptu OJ Samosir saat memperlihatkan barang bukti dan ketiga tersangka. (Waspada/ist).
Kapolsek Tanjungmorawa Polresta Deliserdang AKP Sawangin Manurung didampingi Kanit Reskrim Iptu OJ Samosir saat memperlihatkan barang bukti dan ketiga tersangka. (Waspada/ist).

 

DELISERDANG (Waspada): Personel Polsek Tanjungmorawa (Tamora) menangkap tiga orang kawanan pemuda yang menguras uang hingga Rp75 juta dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Sultan Serdang, Desa Buntu Bedimbar, Kecamatan Tanjungmorawa Kabupaten Deliserdang, Selasa (20/7).

“Jadi pada hari Senin tanggal 19 Juli 2021 sekira pukul 03.13 WIB di Jalan Sultan Serdang, Desa Buntu Bedimbar, Kecamatan Tanjungmorawa tepatnya di areal perkantoran SPBU PT Sam Utama Energi telah terjadi pencurian uang tunai sebesar Rp75 juta hasil penjualan minyak di SPBU tersebut,” kata Kapolsek Tanjungmorawa Polresta Deliserdang AKP Sawangin Manurung SH didampingi Kanit Reskrim Iptu OJ Samosir SH, kepada wartawan Selasa (20/7) di Mapolsek Tamora.

Pemilik SPBU mengetahui uang itu telah hilang setelah membuka rekaman CCTV, Senin (19/7) dan melaporkan kejadian itu ke Polsek Tanjungmorawa dengan nomor polisi: LP/B/82/VII/2021/SPKT/Tanjung Morawa/POLRESTA DS/POLDA SUMUT 19 JULI 2021.

Personel Polsek Tamora segera melakukan penyelidikan dan mengetahui tersangka pelaku pencurian adalah seorang mantan pegawai berinsial FR, 24, warga Dusun III Gang Banten Desa Buntubedimbar Kecamatan Tanjungmorawa, dan temannya berinsial MRP, 15, warga Kecamatan Tanjungmorawa.

Selain itu, petugas juga meringkus pemilik sepedamotor yang digunakan untuk mencuri berinsial SD, 19, warga Kecamatan Tanjungmorawa.

Sawangin menjelaskan, pencurian itu terjadi pada saat tersangka FR boncengan dengan MRP mengendarai sepeda motor Honda Beat warna merah mendatangi SPBU dengan mengenakan masker. Kemudian FR langsung naik ke lantai 2 perkantoran SPBU yang saat itu tidak ada orang dan mengambil uang Rp75 Juta hasil penjualan bahan bakar minyak dan barang dagangan mini market dari dalam laci meja.

Sedangkan MRP menunggu di areal parkir, layaknya orang yang menggunakan jasa SPBU, sementara para pegawai SPBU masih melayani pembelian bahan bakar dan mini market.

“Dari tangan ketiganya, petugas mengamankan barang bukti sepeda motor Honda Beat warna merah, sepeda motor Honda Scopy warna abu-abu, handphone android, cincin emas belah rotan 2 gram, sisa uang hasil curian Rp3.122.000, dan tabungan di salah satu bank Rp40 juta,” jelas Sawangin.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ketiganya kini dijebloskan ke sel tahanan Polsek Tamora. “Kini ketiganya masih menjalani pemeriksaan yang dijerat melanggar pasal 363 KUHPidana,” tegas Sawangin. (a16).

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2