Waspada
Waspada » KPU Tetapkan Hasil Perolehan Suara Pilkada Tapsel, Saksi Yusuf–Roby Tolak Tanda Tangani
Headlines Sumut

KPU Tetapkan Hasil Perolehan Suara Pilkada Tapsel, Saksi Yusuf–Roby Tolak Tanda Tangani

Saksi Paslon No.1, Bangun Siregar (berdiri) saat menyampaikan penolakan untuk menandatangani berita acara rekapitulasi hasil perhitungan suara Pilkada Tapsel. KPU Tetapkan Hasil Perolehan Suara Pilkada Tapsel, Saksi Yusuf–Roby Tolak Tanda Tangani. Waspada/Mohot Lubis
Saksi Paslon No.1, Bangun Siregar (berdiri) saat menyampaikan penolakan untuk menandatangani berita acara rekapitulasi hasil perhitungan suara Pilkada Tapsel. KPU Tetapkan Hasil Perolehan Suara Pilkada Tapsel, Saksi Yusuf–Roby Tolak Tanda Tangani. Waspada/Mohot Lubis

TAPSEL (Waspada) : Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kab. Tapanuli Selatan (Tapsel), Selasa (15/12) melakukan rekapitulasi hasil perhitungan suara dari 15 kecamatan untuk menetapkan hasil perolehan suara Pilkada Tapsel Tahun 2020.

Berdasarkan hasil rekapitulasi yang digelar di Gedung Serbaguna Desa Simaninggir, Kecamatan Sipirok, Paslon No.2 Dolly Putra Parlindungan Pasaribu – Rasyid Assaf Dongoran (Dolly-Rasyid) meraih 94.717 (59,4 %) suara.

Sedangkan Paslon No.1 Mhd. Yusuf Siregar – Roby Agusman Harahap (Yusuf-Roby) hanya meraih 64.742 (40,6 %) suara dari 159.459 suara sehingga Pilkada Tapsel dimenangkan Paslon Dolly-Rasyid.

Ketua KPU Tapsel Panataran Simanjuntak yang memimpin proses rekapitulasi hasil perhitungan suara yang berlangsung hingga malam, mengatakan, dari 206.480 pemilih terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), yang meggunakan hak pilih sebanyak 157.892 orang.

Pemilih tidak terdaftar dalam DPT Pilkada Tapsel dan menggunakan hak pilihnya dengan KTP atau surat ketarangan sebanyak 3.861 orang dan pindah memilih gunakan hak pilih sebanyak 288 orang.

Tolak Tanda Tangani

Saksi Paslon No.1 Mhd.Yusuf Siregar-Roby Agusman Harahap (Yusuf-Roby) tolak tanda tangani rekapitulasi hasil perhitungan suara Pilkada Tapanuli Selatan (Tapsel) yang digelar KPU Tapsel, Selasa (15/12) dengan alasan banyak dugaan kecurangan.

“Yang pasti kami menolak hasil rekapitulasi yang dilakukan KPU dengan 10 alasan” kata saksi Paslon No.1, Bangun Siregar di akhir proses rekapitulasi hasil perhitungan suara Pilkada Tapsel yang digelar KPU Tapsel.

Bangun Siregar menjelaskan 10 alasan pihaknya menolak menanda tangani hasil Pilkada tersebut adalah banyaknya dugaan pemilih yang mencoblos lebih dari satu kali diberbagai TPS PIlkada Tapsel.

Kemudian, turut sertanya ASN atau masyarakat dalam pemilihan yang diduga bukan warga Tapsel, adanya dugaan politik uang, KPPS yang tidak berikan pemberitahuan gunakan hak pilih pada masyarakat diberbagai kecamatan.

Hasil Rekapitulasi di tingkat PPK tidak diberikan kepada saksi Paslon No.1 kecuali Kecamatan Sipirok. Begitu juga salinan C1 di tingkat TPS, tidak diberikan pada saksi Paslon No.1, tidak singkronnya DPTB diberbagai kecamatan serta perbaikan data saat rekapitulasi dan indikasi kecurangan.

Menanggapi hal tersebut, Ketua KPU Tapsel Panataran Simanjuntak menegaskan, keberatan yang dapat diajukan atau dituangkan pada formulir keberatan saksi hanya fakta yang berkaitan pada rapat pleno rekapitulasi di tingkat KPU.(a39).

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2