Waspada
Waspada » Korban Keracunan Makanan Di Rimba Soping Bertambah
Sumut

Korban Keracunan Makanan Di Rimba Soping Bertambah

Kades Rimba Soping Mangarahon Siregar

P.SIDIMPUAN (Waspada): Korban keracunan makanan yang diduga berasal dari bakso pentol keliling di Desa Rimba Soping, Kecamatan Padangsidimpuan Angkola Julu, Selasa (26/5), yang sebelumnya berjumlah 54, bertambah menjadi 62 orang.

Kepala Desa Rimba Soping Mangarahon Siregar, Rabu (27/5) mengatakan pertambahan tersebut diketahui setelah adanya gejala berupa mual, pusing dan mencret dari korban.

Katanya korban terdiri dari 55 warga Rimba Soping, 3 warga Siloting dan 4 warga Simirik, Kecamatan Padangsidimpuan Batu Nadua yang lagi berkunjung ke desa itu dalam rangka berlebaran di rumah saudaranya.

Sedangkan kondisi korban sebagian sudah pulang kerumah masing masing dengan status rawat jalan dan sebagian terpaksa dirawat inap. Korban rawat inap di RSUD P.Sidimpuan sebanyak 8 orang dan di RS Inanta 3 orang.

Kata Mangarahon, info yang dia peroleh dari warga dan korban, pedagang bakso pentul keliling itu pernah tinggal di Desa Pudun, Kecamatan P.Sidimpuan Batu Nadua dan kini tinggal di Siadabuan, Kecamtan P.Sidimpuan Utara.

Saat manjajakan bakso, penjual tersebut menggunakan sepeda motor merk Beat warna hitam dengan lis warna oren dan putih. Sedangkan di grobak baksonya terdapat tulisan Bakso Pentol Wawe dan hal tersebut telah disampaikan secara lisan kepada Polres P.Sidimpuan.

Kata Kades, umumnya korban mengalami mual dan muntah setelah satu hingga dua jam memakan bakso pentul tersebut, namun sebagian mengalami mencret dan bahkan ada yang sempat memuntahkan darah segar sehingga seluruh warga yang talah memakan bakso itu diantar langsung ke Bidan Desa dan Ke Rumah sakit.

Saat ini kata Mangarahon, Pihaknya melalui Kantor to Kecamatan telah mengusulkan agar kejadian tersebut menjadi bencana daerah ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang ditujukan ke Walikota Padangsidimpuan.(a31)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2