banner 325x300

Korban Keracunan Makan Daging Anjing Sudah Pulang

  • Bagikan
Bupati Simalungun JR Saragih saat mengunjungi pasien korban keracunan setelah makan daging anjing di Puskesmas Tiga Balata, Sabtu (22/2) dinihari. Waspada/ist
Bupati Simalungun JR Saragih saat mengunjungi pasien korban keracunan setelah makan daging anjing di Puskesmas Tiga Balata, Sabtu (22/2) dinihari. Waspada/ist

SIMALUNGUN (Waspada) : Kondisi pasien puluhan warga korban keracunan setelah makan daging anjing sudah membaik. Kepala Dinas Kesehatan Kab. Simalungun, dr Lidya Saragih, mengatakan seluruh pasien yang dirawat di Puskesmas Tiga Balata.

Sudah kembali ke rumah masing-masing, hanya 4 orang lainnya dirujuk ke RS Tuan Rondahaim Saragih di Pamatangraya karena membutuhkan penanganan lebih intensif.

” Korban keracunan Pasien yang dirawat di Puskesmas Tiga Balata sudah pulang semua. Yang dirujuk ke RS Rondahaim ada 4 orang,” ujar dr Lidya Saragih, yang dihubungi melalui pesan WhatsApp, Sabtu (22/2) sekira pk. 18.30.

Mantan Kepala RSUD Tuan Rondahaim Saragih yang kini menjadi Kadiskes Simalungun itu mengatakan, pasien diizinkan pulang karena kondisinya sudah pulih. Begitupun keempat pasien yang dirujuk ke RSUD Rondahaim, kondisinya juga sudah semakin membaik, dalam 1 atau 2 hari kedepan mungkin sudah boleh pulang

Sebelumnya, Bupati Simalungun, JR Saragih, didampingi Sekretaris Daerah, Mixnon Andreas Simamora dan sejumlah pimpinan OPD Pemkab Simalungun, membesuk puluhan warga korban keracunan makanan setelah memakan daging anjing yang dirawat di Puskesmas Tiga Balata, Kec. Jorlang Hataran, Kab. Simalungun, Sabtu (22/2) dinihari.

Dalam kedatangannya ke Puskesmas Tiga Balata, penguasa di bumi ‘Habonaron Do Bona’ Simalungun itu meminta tim medis dari dinas kesehatan untuk lebih serius menangani perawatan para korban keracunan.

” Beri perawatan maksimal agar seluruh korban bisa sembuh dan sehat seperti sediakala. Bila ada yang harus dirujuk, segera dilakukan yang terbaik,” tegas JR kepada Kadiskes.

Puluhan warga korban keracunan merupakan warga Dusun Kandang Lombu, Nagori Panombean, Kec. Jorlang Hataran. Mereka mengalami sakit perut, pening, mual, muntah dan mencret setelah dua hari sebelumnya (Rabu, 19/2) memakan daging seekor anjing yang mereka beli secara patungan.(a29).

 

  • Bagikan