Waspada
Waspada » Komisi III DPRD Samosir RDP Terkait Pamsimas
Sumut

Komisi III DPRD Samosir RDP Terkait Pamsimas

Komisi III DPRD Samosir menggelar rapat kerja dengan Dinas Pera KPP Samosir. Komisi III DPRD Samosir RDP Terkait Pamsimas. Waspada/Tumpal P Sijabat
Komisi III DPRD Samosir menggelar rapat kerja dengan Dinas Pera KPP Samosir. Komisi III DPRD Samosir RDP Terkait Pamsimas. Waspada/Tumpal P Sijabat

SAMOSIR (Waspada) : Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Samosir menggelar Rapat Dengar Pendapat (RPD) bersama Dinas Pera KPP, PLN Pangururan, fasililator dan kepala desa terkait sejumlah proyek Penyediaan Air Minum dan Sanitasi berbasis Masyarakat (Pamsimas), Rabu (13/1) di gedung DPRD Samosir.

Rapat dengar pendapat ini dipimpin langsung Ketua Komisi III DPRD Samosir, Jonner Simbolon, bersama Anggota Komisi III Parluhutan Sinaga dan Pantas Lasidos Limbong.

Ketua Komisi III DPRD Samosir, Jonner Simbolon mengatakan bahwa secara umum Pamsimas di Kabupaten Samosir sudah mendekati terpenuhi. “Namun secara fungsi belum maksimal karena masih banyak yang belum difungsikan secara maksimal, bahkan masih ada yang rusak,” ungkap Jonner Simbolon.

Dikatakan politisi Nasdem itu, sudah sejak bulan April 2020 masalah Pamsimas di Samosir disoroti DPRD. Dimana, terungkap banyak bangunan Pamsimas yang tidak berfungsi sama sekali. Bahkan ada yang rusak, ada juga kekurangan arus listrik.

Senada dengan hal tersebut, anggota Komisi III, Parluhutan Sinaga, mengatakan, supaya Pamsimas tiga Tahun Anggaran (2017-2019) supaya segera mungkin diperbaiki, sebab Pamsimas sebagai sarana air bersih yang merupakan kebutuhan dasar masyarakat, anggarannya Rp15 miliar lebih.

Ditambahkannya, supaya pihak PLN juga berperan aktif memperhatikan kebutuhan arus listrik untuk Pamsimas, dimana Pamsimas di Samosir mayoritas menggunakan arus listrik. “Kami minta kepada pihak yang bertanggung jawab supaya bergerak cepat untuk memperbaiki kekurangan Pamsimas tiga tahun terakhir,” katanya.

Rapat ini tujuannya untuk mencari solusi atas banyaknya permasalahan yang ada. Sebagimana sebelumnya di pertengahan tahun yang lalu Komisi III sudah memonitoring langsung ke 46 desa yang menerima fasilitas bantuan pendanaan Pamsimas sejak tahun 2017 sampai tahun 2019.

Masalah Pamsimas di Desa Huta Hotang, penyebab kegagalan dari Proyek Pamsimas tersebut disebabkan adanya kerusakan sebagian besar instalasi pipa air akibat dari pengerjaan proyek Jalan Nasional, di mana di lokasi ditemukan pipa yang sudah banyak rusak.

Dalam rapat hari tersebut, secara khusus dibahas permasalahan yang membuat kegagalan Pamsimas di desa-desa yang disebabkan oleh permasalahan listrik, yaitu desa Janji Matogu, Sipira, Sigaol Marbun, Pangaloan, Janji Marapot, Pamutaran, Tanjung Bunga.

Kepala Desa Tanjungan menyampaikan adanya permasalahan listrik untuk Pamsimas, di mana kekurangan tiang PLN yang menyebabkan kabel listrik untuk kebutuhan Pamsimas yang terletak di tanah dan dikhawatirkan akan menimbulkan kebakaran bila tidak cepat ditangani.(cts)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2