Komisi B Minta APH Tindak Illegal Logging Di Kuala Beringin - Waspada

Komisi B Minta APH Tindak Illegal Logging Di Kuala Beringin

  • Bagikan
M. NUH Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Labura. Waspada/Ist.
M. NUH Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Labura. Waspada/Ist.

 

AEKKANOPAN (Waspada) : Komisi B DPRD Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) meminta Aparat Penegak Hukum (APH) menindak tegas dugaan pelaku illegal Logging di Desa Kuala Beringin, Kecamatan Kualuhhulu.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi B DPRD Labura M. Nuh pada Waspada.id, Senin (2/8) bahwa dugaan pemain illegal logging semakin marak di Desa Kuala Beringin sehingga kawasan hutan di Bukit Barisan semakin gundul.

“Kami minta APH baik pihak kepolisian dan Kehutanan menindak tegas pelaku pemain illegal logging di Desa Kuala Beringin. Informasi tersebut sudah lama kami terima dari masyarakat bahwa kawasan hutan di Bukit Barisan semakin gundul,” kata M. Nuh.

Pelaku diduga illegal logging mengeluarkan kayu bahan jadi dari alur sungai Aek Longgos ke sungai Aek Rimo yang selanjutnya ke Sungai Kualuh. Kayu dipasing dari alur sungai ke truk colt diesel di Dusun Kampung Selamat Pantai I Desa Kuala Beringin, ungkap M. Nuh dari Fraksi Golkar.

“Jika pelaku illegal logging tidak ditindak tegas maka kawasan hutan Bukit Barisan khususnya hutan lindung dan hutan produksi terbatas semakin gundul. Pelaku illegal logging mengeluarkan bahan jadi pada saat malam hari, hal ini seharusnya menjadi atensi APH,” cetusnya.

Kepala Desa Kuala Beringin Edi Mansyur Sitorus saat dihubungi Waspada.id menyebutkan dirinya kurang mengetahui pelaku pemain illegal logging, namun tidak membantah kalau kayu dikeluarkan malam hari.

“Saya kurang mengetahui pelaku illegal logging itu, tapi entah kalau malam hari. Memang sebagian hutan kawasan gundul, pemain illegal logging bukan hanya di Kuala Beringin tetapi sudah sampai ke daerah perbatasan Labura-Tobasa,” kata Edi.

Kalau pemain illegal logging di Desa Kuala beringin sudah sedikit, (mereka-red) hanya saja menutupi sejengkal perut. Dusun III Bulinas sebenarnya sebagian sudah masuk kawasan hutan dan dikuasai menjadi perladangan masyarakat, sambung Edi.

“Kawasan Nagori Dusun III Bulinas termasuk areal hutan lindung dan hutan produksi terbatas, tapi yang lebih tau lagi adalah pihak dari kehutanan. Pemain illegal logging mengeluarkan bahan jadi melalui alur air sungai daerah Pantai I Desa Kuala Beringin,” sebutnya. (c04/B).

 

  • Bagikan