Ketua TP PKK Janji Bantu Pengembangan Pengerajin Batik Simalungun

Ketua TP PKK Janji Bantu Pengembangan Pengerajin Batik Simalungun 

  • Bagikan
Ketua TP PKK Simalungun, Ny.Ratnawati Radiapoh Hasiholan Sinaga (baju hitam) sedang menyaksikan batik khas Simalungun buatan Sopou Batik Sibola Tangan, Di Huta III Nagori Dolok Parmonangan, Rabu (16/6).Waspada/Ist
Ketua TP PKK Simalungun, Ny.Ratnawati Radiapoh Hasiholan Sinaga (baju hitam) sedang menyaksikan batik khas Simalungun buatan Sopou Batik Sibola Tangan, Di Huta III Nagori Dolok Parmonangan, Rabu (16/6).Waspada/Ist

SIMALUNGUN (Waspada): Ketua TP PKK Kabupaten Simalungun, Ny. Ratnawati Radiapoh Hasiholan Sinaga, menyampaikan apresiasi kepada pengerajin Batik Tulis Simalungun dan berjanji akan membantu pengembangannya sehingga semakin banyak dikenal masyarakat luas.

Ny. Ratnawati mengaku sangat bangga, ternyata di tanah ” Habonaron Do Bona ” masih ada ditemukan pengerajin batik khas Simalungun.

“Saya sudah lama mencari siapa yang bisa membuat batik khas Simalungun. Melalui tim IT akhirnya kita menemukan Sopou Batik Sibolatangan,” ujar Ketua TP PKK Simalungun, Ny. Ratnawati Radiapoh Hasiholan Sinaga, saat mengunjungi Sopou Batik Sibolatangan, di Huta III Nagori Dolok Parmonangan, Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun, Rabu (16/6).

Ketua TP PKK Ny.Ratnawati Radiapoh Hasiholan Sinaga (3 kiri) foto bersama dengan pengerajin dan pemilik Sopou Batik Sibolatangan, ibu Risnawati boru Damanik (4 kiri) Pangulu Nagori Dolok Parmonangan saat berkunjung ke rumah produksi batik khas Simalungjn, Rabu (16/6).Waspada/Ist
Ketua TP PKK Ny.Ratnawati Radiapoh Hasiholan Sinaga (3 kiri) foto bersama dengan pengerajin dan pemilik Sopou Batik Sibolatangan, ibu Risnawati boru Damanik (4 kiri) Pangulu Nagori Dolok Parmonangan saat berkunjung ke rumah produksi batik khas Simalungjn, Rabu (16/6).Waspada/Ist

Dalam kunjungannya ke Sopou Batik tersebut, Nyonya Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga itu, hanya didampingi ajudan dan Pangulu Nagori Dolok Parmonangan, Saorman Purba dan Ketua PKK Nagori Dolok Parmonangan.

“Semoga Batik Simalungun ini dapat dilestarikan oleh para generasi muda Simalungun,” ucap Ny. Ratnawati.

Pada kesempatan itu, Ny. Ratnawati berjanji akan ikut mengembangkan batik tulis khas Simalungun tersebut dan akan dipakai oleh ASN atau pejabat jajaran Pemkab Simalungun  sehingga batik khas Simalungun semakin dikenal masyarakat luas.

Sementara, pengerajin sekaligus pemilik Sopou Batik Sibolatangan, Risnawati boru Damanik, didampingi Ayu Agus Muliani Saragih, menyampaikan sangat bahagia dan berterima kasih atas kunjungan Ny.Bupati Simalungun.

Ibu Risnawati yang juga mantan Ketua PD Aisyiyah Kabupaten Simalungun mengharapkan Pemkab Simalungun dapat membantu pengembangan Batik khas Simalungun itu.

“Kami berharap supaya Batik Simalungun ini dapat dikembangkan agar dapat membuka lapangan pekerjaan khususnya di Nagori Dolok Parmonangan dan sekaligus ikut melestarikan Budaya Simalungun,” ujar Risnawati.

Di sisi lain, Ayu Saragih, menceritakan bagaimana Ny. Ratnawati yang juga Ketua TP PKK Simalungun itu ‘jatuh cinta’ terhadap batik khas Simalungun buatan Sopou Batik Sibolatangan.

Awalnya, sarasehan UMKM/IKM Simalungun yang digelar di Area Rest Kecamatan Purba, Senin (14/6). Sarasehan itu, dihadiri Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga, Ketua TP PKK Ny. Ratnawati, anggota DPR RI Marsiaman Saragih dan perwakilan BI (Bank Indonesia) dan pelaku UMKM/IKM termasuk pengerajin dan pemilik Sopou Batik Sibolatangan.

“Waktu itu (Sarasehan UMKM/IKM) kami perkenalkan batik tulis buatan Sopou Batik Sibolatangan kepada bupati dan Ketua TP PKK Simalungun. Begitu menyaksikan sebuah tas bermotif khas batik Simalungun, Ny. Bupati langsung ‘jatuh cinta’ dan berjanji akan datang ke Sopou Batik Sibolatangan (Rumah Produksi) di Huta III Nagori Dolok Parmonangan. Dan kemarin (Rabu, 16/6), ibu Retnawati menepati janjinya. Semoga kunjungan ini membawa manfaat dan batik khas Simalungun semakin banyak dikenal,” ucap Ayu, kepada Waspada.id, Kamis (17/6).(a27).

 

  • Bagikan