Waspada
Waspada » Ketua MUI Binjai: Kembalikan Semua Kenderaan Milik Pemko
Sumut

Ketua MUI Binjai: Kembalikan Semua Kenderaan Milik Pemko

Ketua MUI Binjai HM Jamil. Waspada/Ist
Ketua MUI Binjai HM Jamil. Waspada/Ist

BINJAI ( Waspada):  Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Binjai HM Jamil memperoleh laporan tentang penarikan dua mobil operasional MUI yang dipinjam dari Pemko Binjai.

HM Jamil ketika dihubungi, Rabu( 1/4), mengakui ada dua mobil Pemko Binjai diamanahkan kepada DP MUI. Satu mobil Suzuki Futura dengan  BK 1049 R yang sudah hampir 10 tahun di MUI Kota Binjai, kemudian dan mobil APV BK1018 R.

“Kalau memang Pemko Binjai menarik dan mempergunakannya silakan aja dan mobil APV BK 1018 R yang dulu saya pakai tidak ada surat-suratnya, dari pada menimbulkan masalah, saya akan perintahkan dua mobil milik Pemko Binjai yang dipinjamkan kepada MUI dikembalikan saja,” ujarnya.

HM Jamil juga tidak ada menerima surat permintaan pengembalian. Sekjen MUI Binjai H. Jafar Sidiq ketika dihubungi, Rabu (1/4), membenarkan   Selasa (31/3), Pemko Binjai menarik mobil.

Menurutnya dua mobil yang ditarik adalah mobil yang selama ini dpakai sekertariat MUI Binjai Suzuki Futuran BK 1049 R, sedangkan satu mobil lagi adalah Toyota Avanza BK 1195 R yang dipinjamkan kepada  KUA Kec. Binjai Selatan. “Keduanya sudah dipulangkan, hanya mobil APV BK 1018 R yang dulunya dipakai Ketua MUI HM Jamil, suratnya belum ada, begitupun kalau mau ditarik silakan,” ujar Jafar Sidiq.

Kabag Umum Setdako Binjai Sofyan Siregar, Rabu (1/4), kepada wartawan membenarkan penarikan mobil dipakai MUI Kota Binjai guna melakukan tertib administrasi dan pemeriksaan fisik terhadap aset bergerak milik daerah.

Tidak ada kaitan politik menjelang pilkada, Kamis (2/4) seluruh kenderaan dinas harus dikumpulkan dan diinvetarisir. Hal itu mengantisipasi adanya kenderaan dinas yang disewakan ke pihak lain.

Begitupun Ketua MUI Binjai HM Jamil menegaskan, mobil milik Pemko Binjai yang selama ini dipergunakan MUI Binjai ada baiknya dikembalikan saja, sehingga tidak menganggu invetarisir Pemko Binjai. “Termasuk mobil APV BK 1018, walau suratnya tidak ada, lebih baik dikembalikan, sebab tanpa surat akan menjadi kasus nanti,” ujarnya. (a04)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2