Ketua KPU Sumut: DPT Pilkada Tapsel Harus Bersih Dari Data Ganda

  • Bagikan
Ketua KPU Sumut Herdensi Adnin (6 kanan belakang) fhoto bersama dengan komisioner KPU Tapsel serta PPK se-Tapsel, usai Rapat Kerja Pemutakhiran Data Pemilih di Aula Kantor KPU Tapsel, Jl.Willem Iskandar, P.Sidimpuan, Sabtu (7/3).Waspada/Mohot Lubis.
Ketua KPU Sumut Herdensi Adnin (6 kanan belakang) fhoto bersama dengan komisioner KPU Tapsel serta PPK se-Tapsel, usai Rapat Kerja Pemutakhiran Data Pemilih di Aula Kantor KPU Tapsel, Jl.Willem Iskandar, P.Sidimpuan, Sabtu (7/3).Waspada/Mohot Lubis.

P.SIDIMPUAN (Waspada) : Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut, Herdensi Adnin mengatakan pemutakhiran Daftar Pemilih Pilkada Tapanuli Selatan (Tapsel) harus dilakukan dengan selektif agar bersih dari data ganda dan invalid.

Demikian Ketua KPU Sumut Herdensi Adnin saat menjadi nara sumber pada Rapat Kerja Pemutakhiran Data Pemilih di Aula Kantor KPU Tapsel,

Jl.Willem Iskandar, Sadabuan, P.Sidimpuan, Sabtu (7/3).Hadir seluruh anggota KPU Tapsel dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dari 15 kecamatan.

Untuk mewujudkan DPT yang bersih dari data ganda dan invalid, ujar Ketua KPU Sumut, penyelenggara pemilu dalam melakukan

pemutakhiran data harus berpedoman pada ketentuan yang ada sebab persoalan data pemilih selalu muncul dalam setiap pemilu.

Sesuai dengan Peraturan KPU No.19 Tahun 2019 yang menjadi dasar teknis pelaksanaan pemutakhiran data pemilih, lanjut Herdensi, tiga perinsip dasar yang harus dipahami petugas pemutakhiran data pemilih yakni komprehensif, akurat dan mutakhir.

“Semua warga (Tapsel) yang sudah memenuhi syarat harus didaftar dan terdaftar sesuai NIK, NKK, alamat, jenis kelamin, status perkawinan,

tempat/tanggal lahir dan jenis disabilitas.Kemudian memastikan yang meninggal dunia serta TNI/Polri dan belum cukup umur tidak masuk daftar pemilih,” Jelas Herdensi.

Ketua KPU Tapsel Penataran Simanjuntak menegaskan keakurasian daftar pemilih merupakan salah satu indikotar kesuksesan Pilkada Tapsel.”PPK harus tahu bahwa semua

warga yang berdomisili di Tapsel wajib didaftar sebagai pemilih jika sudah memenuhi ketentuan,” katanya Jangan Sampai Warga Luar Tapsel Masuk DPT

Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Tapsel, Efendi Rambe, menjelaskan pemutakhiran data pemilih harus dilakukan dengan ketelitian agar

hasilnya bersih dari data ganda dan invalid.”Jangan warga dari luar Tapsel masuk kedalam daftar pemilih, atau DPT” tuturnya.

Hal lain yang perlu dihindari, ungkap Efendi, pemilih dalam satu Kartu Keluarga (KK) tercatat dalam satu Tempat Pemungutan Suara (TPS).”PPK harus dapat memastikan bahwa pemilih berbasis domisili sesuai KK-nya,” harapnya.

Terhadap masyarakat yang yang belum memiliki KTP Elektronik dan sudah berumur minimal 17 tahun pada 23 September 2020,

pinta Efendi agar segera melakukan perekaman KTP-el ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.(cml/B).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *