Ketua DPRD Labura Dan MUI Sumut, Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Pembunuhan Ketua MUI

Ketua DPRD Labura Dan MUI Sumut, Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Ketua MUI

  • Bagikan
Ketua MUI Sumut Dr Maratua Simanjuntak menyampaikan kata takziah sebelum pemberangkatan jenazah ke pemakaman, Rabu (28/7) di Masjid Raya Al Aman Aek Kanopan. Ketua DPRD Labura Dan MUI Sumut, Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Pembunuhan Ketua MUI. Waspada /Ilyas Munthe
Ketua MUI Sumut Dr Maratua Simanjuntak menyampaikan kata takziah sebelum pemberangkatan jenazah ke pemakaman, Rabu (28/7) di Masjid Raya Al Aman Aek Kanopan. Ketua DPRD Labura Dan MUI Sumut, Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Pembunuhan Ketua MUI. Waspada /Ilyas Munthe

AEK KANOPAN (Waspada): Selain mengutuk keras tindakan pembunuhan kepada Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Labura, H Aminurrasyid Aruan, pada Selasa sore (27/7) sekitar pukul 17.30 di Dusun Panjang Bidang Kelurahan Gunting Saga Kecamatan Kualuh Selatan Labuhanbatu Utara, Ketua DPRD Labura, H Indra Surya Bakti Simatupang, juga meminta agar Polres Labuhanbatu, dapat mengungkap motif dan mengusut tuntas kejadian tragis ini.

Setiap tindakan kriminal, terlebih sampai menghilangkan nyawa, selalu mempunyai motif di baliknya. Untuk itu, menjadi keharusan bagi aparat penegak hukum, dapat membongkarnya agar kejadian ini, tidak menjadi isu liar di tengah masyarakat Labura. Hal tersebut disampaikan Ketua DPRD Labura, Indra Simatupang, Rabu (28/7).

“Kejadian hari ini, sangat mengejutkan kita semua, bagaimana mungkin, seorang guru dan ulama yang begitu santun, ramah dan tak pernah berbicara kasar kepada siapapun, mengalami hal naas seperti ini. Secara pribadi, saya mengutuk keras kejadian ini karena tindakan ini sungguh sangat biadab dan sadis,” ucap Indra Simatupang.

Indra Surya Bakti Simatupang yang juga Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Labura ini, memberi apresiasi kepada aparat penegak hukum yang dalam waktu singkat telah mengamankan pelaku.

“Saat ini, pelaku telah diamankan di Mapolres Labuhanbatu, untuk itu, kepada seluruh elemen yang ada di Labura, agar dapat memberikan ruang dan kesempatan pada Polisi untuk bekerja. Biarkan proses hukumnya berjalan, kita akan memantau proses hukumnya, serta meminta aparat penegak hukum dapat memberikan hukuman yang seberat-beratnya kepada pelaku,” katanya.

Indra juga meminta kepada warga masyarakat, agar dapat menahan emosi dan tetap menjaga Labura tetap kondusif serta menghindari hal- hal yang dapat memprovokasi.

“Semua harus dapat menahan diri dan kepada keluarga Almarhum, saya ucapkan turut berduka cita, karena hari ini, tidak hanya keluarga yang kehilangan, namun seluruh masyarakat Labura merasa berduka dan kehilangan seorang tokoh, guru, sahabat dan sosok ulama yang kharismatik, ini akan menjadi duka bagi kita semua,” pungkasnya.

Sebelum pemberangkatan jenazah dari Masjid Raya Al Aman ke pemakaman, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara, Dr H Maratua Simanjuntak juga meminta Kapoldasu, agar mengusut tuntas kejadian ini.

Menurut mantan Ketua FKUB Sumut ini, pihaknya  berharap penyelidikan kasus yang menimpa Ketua MUI Labura harus dilakukan secara fair.

“Kita tidak ingin penyelidikan yang tidak fair, jika ada motif di balik kasus ini harus diungkap dan dikatakan. Jika pun tidak, juga harus tetap disampaikan,” ucapnya.

Lebih lanjut disampaikannya, pihaknya bersyukur kalau kasus ini murni kriminal. Sebab, dari informasi yang diperoleh, almarhum sempat memberikan nasihat.

“Jika ini murni kriminal, kita bersyukur, kenapa ? Sebab, di akhir hayat almarhum masih melakukan kebaikan, yakni memberikan nasihat yang baik,” jelasnya.(cim).

Baca juga:

Anggota DPRD Sumut Minta Polisi Usut Tuntas Pembunuhan Ketua MUI Labura

  • Bagikan