Waspada
Waspada » Ketua DPRD DS Kritik Kinerja Satgas Covid-19
Headlines Sumut

Ketua DPRD DS Kritik Kinerja Satgas Covid-19

DS Kalahkan Medan Sumbang Positif Baru

Ketua DPRD Deliserdang Zakky Shahri (paling kanan) bersama Bupati Deliserdang H. Ashari Tambunan beberapa waktu lalu. Waspada/Edward Limbong
Ketua DPRD Deliserdang Zakky Shahri (paling kanan) bersama Bupati Deliserdang H. Ashari Tambunan beberapa waktu lalu. Waspada/Edward Limbong

DELISERDANG (Waspada): Ketua DPRD Deliserdang (DS) Zakky Shahri SH mengkritik kinerja Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Deliserdang dimana saat ini status Kabupaten Deliserdang kembali masuk ke dalam zona merah atau risiko penularan virus yang tinggi, bahkan Deliserdang mengalahkan Kota Medan penyumbang positif Covid-19 baru.

Zakky menilai peningkatan kasus terkonfirmasi ini dipicu oleh masyarakat yang kurang disiplin dalam menjalankan 3M, yakni Mencuci Tangan, Memakai Masker, dan Menjaga jarak.

“Tapi perlu diingat ketidakdisiplinan masyarakat akan protokol kesehatan itu bukan tanpa sebab, salah satunya dari pengawasan yang dilakukan oleh Satgas sangat lemah,” kata Zakky kepada Waspada.id, Senin (3/5).

Zakky menanggapi, pemberitaan sebelumnya dimana Kabupaten Deliserdang kembali menyumbangkan kasus baru Covid-19 dan angka meninggal terbanyak di Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Berdasarkan data yang diterima wartawan, Minggu, 2 Mei 2021, kasus baru bertambah 64 orang, angka kesembuhan bertambah 59 orang dan meninggal bertambah 2 orang.

“Total kasus mencapai 29.522 orang, sembuh 26.250 orang dan meninggal 975 orang,” kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Sumut dr Aris Yudhariansyah MM kepada wartawan di Medan, Minggu (2/5).

Ia menyebutkan, kasus baru didapatkan dari Deliserdang dan Medan hanya beda 1 kasus. Deliserdang 29 orang sedangkan Medan 28 orang, Labuhanbatu Utara 7 orang. Angka kesembuhan didapatkan dari Medan 36 orang, Deliserdang 23 orang.

Zakky pun saat ini mempertanyakan kinerja dan pengawasan Satgas Covid-19 dalam upaya pencegahan penyebaran virus yang menjadi pandemi dunia tersebut. Padahal, Satgas sudah dibentuk hingga tingkat desa dan anggaran yang disiapkan pun cukup besar.

“Sudah layak Satgas Covid-19 Kabupaten Deliserdang dilakukan evaluasi oleh Gubernur Sumut, Bapak Edy Rahmayadi,” katanya.

Zakky juga merespon keluhan dari sejumlah wartawan di Kabupaten Deliserdang terhadap kinerja Satgas Covid-19 Deliserdang. Dimana ketika wartawan meminta data berapa jumlah kasus Covid-19, sembuh berapa orang dan meninggal dunia berapa orang tidak dapat diberikan.

“Satgas mengapa terkesan kurang transparansi informasi seputar kasus-kasus yang terjadi. Ini tidak boleh dibiarkan maka secepatnya perlu dievaluasi,” tandasnya. (a16/a01).

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2