Kerusakan Jalan P.Siantar - Perdagangan Makin Panjang dan Tambah Parah - Waspada

Kerusakan Jalan P.Siantar – Perdagangan Makin Panjang dan Tambah Parah

  • Bagikan

SIMALUNGUN (Waspada): Kerusakan jalan Provinsi menghubungkan Pematangsiantar – Perdagangan, Kabupaten Simalungun semakin panjang dan bertambah parah. Kondisi ini membuat kalangan warga dan pengguna jalan mengeluh karena waktu tempuh bertambah lama bahkan sering menyebabkan jalan macet.

Pengamatan Waspada.id, Minggu (21/6), keadaan jalan provinsi menghubungkan Kota Pematangsiantar – Perdagangan, Kabupaten Simalungun itu benar-benar babak belur alias rusak parah di sejumlah titik jalan. Selain bertambah parah, kondisi jalan yang rusak juga bertampah panjang.

Kerusakan jalan terparah dapat terlihat mulai depan kantor PN Simalungun sampai KM 4 Simpang Marihat. Selanjutnya jalan rusak di depan kantor Koramil Bangun (eks kantor Kodim),  jalan seputar Simpang Batu 7, jalan mulai dari Km.8,5 hingga Km.9 sisi jalan kawasan perkebunan Bangun, jalan depan SPBU Simpang Bahjambi, jalan Simpang Bahjambi hingga depan kantor eks Koramil Bangun, jalan di kawasan Sukarakyat, Kerasaan, Pematang Kerasaan Rejo, Simpang Dosin, Nagori Bandar hingga kawasan kota Perdagangan sampai jembatan.

Jalan provinsi menghubungkan P.Siantar-Perdagangan, persis di depan eks kantor Koramil Bangun Simpang Bahjambi, kenderaan harus antri dan berjalan lambat akibat kerusakan dan lubang jalan yang lumayan dalam.(Waspada/Hasuna Damanik).

Kondisi jalan rusak tersebut dipenuhi lubang-lubang besar dan kecil berkedalaman 30 – 50 centimeter. Bahkan kondisinya bila hujan baru turun menjadi seperti sawah yang baru digarap.

Selain kerusakan parah, disepanjang jalan dari P.Siantar hingga sampai ke Perdagangan masih ditemukan ratusan bahkan ribuan lubang yang menghiasi badan jalan. Tidak ada perbaikan atau tanda-tanda jalan akan diperbaiki. Beberapa waktu lalu, pemerintah dan masyarakat setempat ada menutup lubang dengan gotong royong, namun hanya hitungan jam, begitu dilintasi kenderaan kondisi jalan kembali berlubang-lubang.  

Warga diseputar jalan provinsi menghubungkan P.Siantar – Perdagangan itu mengungkapkan penyebab kerusakan jalan akibat dilalui kenderaan truk bermuatan sarat. Seperti truk kayu, truk pengangkut kelapa sawit dan truk pengangkut barang lainnya. 

” Yang paling besar andilnya dalam kerusakan jalan ini adalah puluhan truk mitra TPL pengangkut kayu eukaliptus yang setiap hari melintas,” sebut R.Panjaitan warga Batu 4 Jalan Asahan.

Meski kondisi jalan sudah rusak parah, truk kayu pengakut kayu seakan tidak peduli. Bahkan truk-truk itu selalu beriringan saat melaju di jalan umum, terkadang hingga membuat pengendara lain kesulitan.

Warga berharap, truk-truk pengangkut kayu itu dilarang melintas, agar kerusakan jalan tidak bertambah-tambah parah. Kalaupun mau melintas, hendaknya pengusaha mengganti truknya dengan truk yang lebih kecil. ” Kita tidak bisa melarang, tetapi pengusaha truk angkutan kayu itu maunya sedikit paham, jalan sudah rusak parah, harusnya ganti dengan truk yang lebih kecil,” tegas Panjaitan.

Setiap hari kerusakan jalan bertambah parah dan titik jalan yang rusak bertambah banyak dan semakin panjang. Kenderaan angkutan sering rusak saat melintasi jalan rusak tersebut yang mangakibatkan kemacetan.

Warga mengungkapkan kerusakan jalan provinsi ini merupakan kerusakan yang paling parah dalam 30 tahun terakhir. Sebelumnya, walau hanya dilapisi aspal lapen, namun kerusakannya tidak seperti separah ini. ” Ini kerusakan jalan yang paling parah. Kerusakannya sampai memasuki wilayah kota Perdagangan. Selama ini, kalau pun ada jalan rusak tidak sampai masuk kota. Tetapi kali ini benar-benar parah,” ucap Agus, warga Perdagangan.

Warga dan pengguna jalan sangat mengharapkan perhatian pemerintah untuk menanggulangi kerusakan jalan ini. Bahkan warga meminta pihak Pemprovsu segera melakukan perbaikan tanpa menunggu tahun 2022, sebagaimana dijanjikan Gubsu Edy Rahmayadi saat berkunjung ke Simalungun beberapa waktu lalu.

” Kami minta Gubsu tidak menunggu tahun 2022 untuk perbaikan jalan P.Siantar-Perdagangan. Kondisi jalan tambah parah, tolong segera diperbaiki,” timpal Hendra warga lainnya berharap.(a27)

  • Bagikan
Search and Recover