Waspada
Waspada » Kementerian ESDM Serahkan Aset Negara Ke Pemko P.Sidimpuan
Sumut

Kementerian ESDM Serahkan Aset Negara Ke Pemko P.Sidimpuan

P.SIDIMPUAN (Waspada): Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral melalui Badan Geologi, menyerahkan sejumlah aset milik negara untuk menjadi aset milik daerah Pemko Padangsidimpuan, Kamis (3/12).

Aset berupa 125 Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) tenaga surya atau solar cell dan 8 titik sumur bor itu diserahkan Kepala Badan Geologi Eko Budi Lelono, dalam acara serah terima di Intercontinental Hotel Bandung, Prov. Jawa Barat, Kamis (3/12).

Wali Kota Sidimpuan Irsan Efendi Nasution lewat telepon dari Bandung mengatakan, kegiatan ini diawali dari penandatanganan naskah hibah dan berita acara serah terima barang milik negara oleh Kementerian ESDM kepada sejumah daerah di Indonesia.

Dengan adanya serah terima ini, maka kepemilikan dan pemeliharaannya menjadi tanggungjawab pemerintah daerah. Oleh karenanya dibutuhkan komitmen pembiayaan melalui APBD Kota Padangsidimpuan.

Meski demikian, Irsan masih berharap bantuan hibah serupa dari Kementerian ESDM. Terutama LPJU solar cell, mengingat tingginya kebutuhan terhadap penerangan jalan umum di wilayah Kota Padangsidimpuan.

Selain itu, bantuan sumur bor juga sangat diharapkan, mengingat sejumlah kawasan permukiman masyarakat sudah banyak yang mengalami krisis air bersih. Terutamanya permukiman di sekitar inti kota dan kawasan-kawasan tertentu.

Adapun 8 titik sumur bor yang diserahkan itu berada di Balakka Nalomak Kec. Sidimpuan Batunadua, Mompang di Kec. Sidimpuan Angkola Julu, dan Purbatua di Kec. Sidimpuan Tenggara.

Pal IV Maria, Lembah Lubuk Manik dan Sabungan di Kec. Sidimpuan Hutaimbaru. Masjid Taqwa Losung Batu dan Jalan Dame Samora di Kec. Sidimpuan Utara. Semuanya dibangun Kementerian ESDM pada tahun anggaran 2019.

Sebelumnya, Kepala Badan Geologi Eko Budi Lelono menyebut Kementerian ESDM melalui Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan (PATGTL) pada tahun 2019 membangun 2.919 unit sumur bor di seluruh wilayah Indonesia.

Kapasitas airnya mencapai 145,95 juta meter kubik per tahun, dan melayani sekitar 6,6 juta jiwa penduduk. Pembuatan sumur bor ini dilakukan pihak ketiga melalui mekanisme lelang terbuka. Melibatkan warga dan pemerintah daerah dalam penyediaan lahannya. (a05)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2