Kejari Toba Berhasil Tuntaskan Salah Transfer Pengembalian Kas Daerah Rp1,2 Miliar - Waspada

Kejari Toba Berhasil Tuntaskan Salah Transfer Pengembalian Kas Daerah Rp1,2 Miliar

  • Bagikan
Bupati Toba dan Wakil Bupati mengucapkan terimakasih kepada Kejari Tobasa atas prestasinya mengembalikan dana salah transfer ke kas daerah sebesar Rp1,2 M. Waspada/Ramsiana Gultom
Bupati Toba dan Wakil Bupati mengucapkan terimakasih kepada Kejari Tobasa atas prestasinya mengembalikan dana salah transfer ke kas daerah sebesar Rp1,2 M. Waspada/Ramsiana Gultom

 

TOBA (Waspada) : Kejaksaan Negeri (Kejari) Toba Samosir berhasil menuntaskan salah transfer pengembalian kas daerah sebesar Rp1,2 Miliar yang sebelumnya sempat ditransfer ke kas negara oleh Bendahara Yayasan Pembangunan Nairasaon (Yaspena), Natser Sirait.

Bupati Toba, Poltak Sitorus didampingi Wakil Bupati Toba, Tonny Simanjuntak dan Sekda, Audi Murphy O Sitorus mendatangi Kejari Toba Samosir, Kamis (28/7) secara khusus mengucapkan terimakasih kepada Kejari Toba Samosir atas berhasilnya pengembalian dana Rp1,2 Miliar tersebut ke Kas Daerah.

“Selama ini ada dana Rp1,2 M di mana dulu adalah dana pengembalian gedung Yaspena yang selama ini masuk ke rekening pusat, yang seharusnya itu masuk ke rekening Pemkab. Dengan segala upaya yang dilakukan Kejari Toba bersama tim, akhirnya hari ini dana itu sudah berhasil masuk ke kas daerah. Untuk itu kami ucapkan terimakasih kepada Kejari Toba atas kerja kerasnya mengembalikan dana itu ke kas daerah,” pungkas Poltak.

Secara rinci, Kajari Toba Samosir, Baringin Pasaribu mengatakan bahwa kronologi keterlibatan Kejari Tobasa dalam proses pengembalian kas daerah tersebut, berdasarkan Surat Bupati Samosir yang ditujukan kepada Kajari Tobasa, Nomor 180/213/2021 Perihal Permohonan Fasilitasi Pengembalian dana ke Kas Daerah.

Adapun kronologi pengembalian dana senilai Ro1,2 Miliar berdasarkan surat Bupati Toba Samosir Nomor : 180/276/Hk/2006 tanggal 13 September 2006 perihal Ganti Rugi Balai Latihan Kerja (BLK) milik
Yaspena.

Bupati Toba Samosir memohon kepada Badan Pendiri Yaspena untuk mengganti rugi BLK milik Yaspena yang di Aek Natolu, Desa Sionggang Utara, Kec. Lumban Julu, Kab. Toba, untuk dijadikan sebagai tempat pelatihan. Badan Pendiri Yaspena menyetujui permohonan Bupati Toba tersebut melalui Surat Badan Pendiri Yayasan Nomor : 1/YASPENA/2006 tanggal 18 September 2006 perihal Persetujuan Ganti Rugi.

Atas persetujuan tersebut, Wakil Bupati Toba Samosir membentuk Panitia Penaksir Harga Bangunan Balai Latihan Kerja Yaspena dengan Keputusan Bupati Toba Samosir Nomor 293 Tahun 2006 dan diperoleh hasil harga bangunan tersebut Rp1.892.313.000, namun Pemerintah Kabupaten Toba Samosir hanya memiliki anggaran sebesar Rp 1,2 Miliar yang tertampung pada APBD Kabupaten Toba Samosir pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Toba Samosir Tahun Anggaran 2006.

Besaran ganti rugi tersebut disetujui oleh pihak Badan Pendiri Yaspena dan pada tanggal 11 Desember 2006 oleh Bendahara Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Toba Samosir melakukan transfer sejumlah Rp1,2 miliar ke rekening atas nama Dr Sutan Raja DL. Sitorus di BNI Cabang Balige.

Setelah adanya pembayaran tersebut, bangunan BLK Yaspena Aek Natolu beralih menjadi Asset Pemerintah Kabupaten Toba Samosir, dan terhadap tanah tempat dibangunnya bangunan tersebut seluas 5 Ha dihibahkan oleh Pengurus Yapena kepada Pemerintah Kabupaten Toba Samosir tertuang dalam Surat Penyerahan Tanah tanggal 01 Februari 2006, namun sampai dengan Tahun 2019 tanah tersebut tidak pernah dicatat dalam Daftar Asset Kabupaten Toba Samosir karena tanah tersebut saat diserahkan tidak bersertifikat dan masih terdapat area Inlijving atau area tanaman reboisasi.

Kemudian, ditemukan pengadaan Gedung BLK tersebut tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan telah diputus oleh pengadilan, sehingga Badan Pendiri Yaspena melalui Bendahara Yayasan
Nanser Sirait mengembalikan uang sebesar Rp1,2 Miliar kepada Jaksa di Cabang Kejaksaan Negeri Toba Samosir di Porsea dan melalui bendahara Cabang Kejaksaan Negeri Toba Samosir di Porsea, dan telah disetorkan ke rekening No. 423419 (Pendapatan Kejaksaan dan
Peradilan Lainnya) di BRI Balige.

Dalam penyetoran tersebut, terdapat kekeliruan dalam hal penyetoran ke kas negara, seharusnya kerugian negara tersebut disetorkan ke Negara Cq. Pemerintah Kabupaten Toba yang disetorkan ke Rekening Kas Umum Daerah Kabupaten Toba di Bank Sumut Cabang Balige dengan Nomor 24001020020670.

Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Toba mengirimkan surat Permohonan dari Sekretariat Daerah Pemerintahan Kabupaten Toba tanggal 31 Maret 2021 Nomor : 180/213/Hk/2021 perihal Permohonan Fasilitasi Pengembalian Dana ke Kas Daerah ditujukan kepada Kepala Kejaksaan Negeri Toba Samosir untuk dapat memfasilitasi terkait pengembalian kas daerah tersebut melalui Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Balige.

“Atas kerja keras Kasi Datun dan Tim, uang sebesar Rp1,2 Miliar tersebut telah diterima di Rekening Daerah Kabupaten Toba pada 22 Juli
2021 lalu. Tentu ini menjadi prestasi kita sebagai Pengacara Negara,”  ujar Baringin. (a36)

 

  • Bagikan