Kejari L.Batu Hentikan Penuntutan Penganiayaan

  • Bagikan

RANTAUPRAPAT (Waspada); Kejaksaan Negeri (Kejari) Labuhanbatu hentikan penuntutan perkara penganiayaan sesama saudara kandung.

Hal itu disampaikan Kejari Labuhanbatu Jefri Penanging Makapedua, SH, MH, Jumat (26/11) terkait kasus penganiyaan dan saling melapor sesama saudara kandung yaitu Sarwin alias Awi (Adik) dan Wong Boen Tjau Alias Iwan Alias Abun (Abang) merupakan warga Kelurahan Merbau Kecamatan Merbau Kabupaten Labuhanbatu Utara.

Terjadinya penganiayaan tersebut diawali dugaan saling ketersinggungan persoalan keluarga sehingga kedua belah pihak emosi dan terjadi penganiayaan. ” Kedua pelapor disangkakan dengan pasal 351 ayat (1) KUHPidana, ” papar Kajari.

Penghentian penuntutan dalam perakara penganiayaan tersebut dilakukan oleh Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Labuhanbatu berdasarkan Peraturan Kejaksaan Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2020 tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif.

Sebelumnya, tim penuntut umum melakukan pemaparan kasus tersebut melalui Kasi Pidum Hasudungan Parlin Sidauhruk, SH., MH dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terkait kasus itu yaitu Susi Sihombing, SH, Andri Rico Manurung, SH dan Rezky Syaputra, SH.

Pemaparan secara virtual itu disampaikan kepada Jaksa Agung Tindak Pidana Umum, yang hasilnya bahwa Jaksa Agung Tindak Pidana Umum menyetujui dan memberikan apresiasi kepada Kepala Kejaksaan Negeri Labuhanbatu Jefri Penanging Makapedua, SH., MH yang berhasil melaksanakan arahan dan petunjuk pimpinan dalam penegakan hukum berdasarkan restorative justice sehinga perkara tersebut tidak dilanjutkan ke tahap persidangan.

Kemudian terhadap kedua tersangka, Sarwin alias Awi (adik) dan Wong Boen Tjau Alias Iwan Alias Abun (abang) demi hukum dikeluarkan dari Rumah Tahanan Polres Labuhanbatu. (a07/B)

Kejari Labuhanbatu Jefri Penanging Makapedua didampingi kedua tersangka di Kejaksaan Negeri Labuhanbatu. Waspada/Ist

Kedua saudara kandung saling bersalaman dan meminta maaf di Kejaksaan Negeri Labuhanbatu. Waspada/Ist

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *