Kejari Binjai Ungkap 5 Perkara Tertinggi Sepanjang 2020 - Waspada

Kejari Binjai Ungkap 5 Perkara Tertinggi Sepanjang 2020

  • Bagikan

 

BINJAI (Waspada): Kejaksaan Negeri (Kejari) Binjai ungkap lima perkara tertinggi yang diterima sepanjang 2020 dari penyidik Polres.

Masing-masing perkara tersebut, yakni narkotika dengan jumlah Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) sebanyak 287 perkara, disusul kasus pencurian 122 perkara, kemudian penipuan/penggelapan 62 perkara, penganiayaan 52 perkara, dan kasus UU Perlindungan Anak 22 perkara.

Sementara kasus yang lain, seperti penadahan 8 perkara, lakalantas 6 perkara, perjudian 15 perkara, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) 7 perkara, UU ITE 8 perkara, pembunuhan 1 perkara, senjata tajam 5 perkara, migas 3 perkara, dan tindak pidana lainnya 24 perkara.

“Dari semua perkara pidana umum yang ditangani, sampai saat ini yang paling dominan masih perkara narkotika,” kata Kajari Binjai Andri Ridwan.

Padahal, kata Andri Ridwan, pihaknya memberikan tuntutan yang cukup tinggi untuk membuat efek jera kepada para pelaku dan membuat takut masyarakat agar tidak bergaul dengan narkoba.

“Tetapi upaya kami tampaknya belum membuat para pelaku kejahatan narkoba takut. Sebab kasus narkoba masih saja tinggi di kota ini,” ucapnya.

Untuk kasus pidum yang kerugiannya dibawah Rp2,5 juta, Andri Ridwan mengakui, kalau pihaknya mengedepankan restorative justice demi terwujudnya keadilan.

“Ada dua perkara yang kita tindak lanjuti dengan restorative justice. Kedua belah pihak membuat kesepakatan dengan sama-sama memperbaiki kerusakan yang terjadi. Mudah-mudahan dengan menjalankan restorative justice tidak ada lagi bahasa hukum tumpul ke atas tajam ke bawah,” harap Andri. (a03)

  • Bagikan