Kejaksaan Tapsel Sidik Korupsi ADD Rp1,2 Miliar

  • Bagikan

SIPIROK (Waspada): Kejaksaan Negeri Tapanuli Selatan (Kejari Tapsel) akhirnya meningkatkan status perkara dugaan korupsi ADD (Anggaran Dana Desa) pada desa Se – Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara,  ke tingkat penyidikan, Rabu (27/10).

Kejari Tapsel meningkatkan status perkara itu lantaran menemukan unsur dugaan kuat pidana korupsi dalam tahap penyelidikan. Dugaan korupsi pada ADD tersebut yang dilaporkan masyarakat ke Kejari Tapsel belum lama ini.

Lalu diteliti dinaikkan ke tingkat penyidikan seluruhnya. Hal tersebut dikatakan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari Tapsel), Antoni Setiawan SH, MH didampingi Kasi Intelijen, Samandohar Munthe SH, MH dan Plt Kasi Pidsus Sai Sintong Purba SH kepada waspada.id, di Aula Kantor Kejari Tapsel di Sipirok.

Antoni menyebutkan, berdasarkan Surat Perintah Penyelidikan (P-2) tertanggal 07 September 2021 mengenai Laporan Tindak Pidana Korupsi pada kegiatan papan Monografi dan pembelian baju kader posyandu, baju LPMD dan pengadaan koran di desa menggunakan ADD pada desa Se- Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun Anggaran 2019.

“Bahwa dalam pelaksanaan pengadaan tersebut tidak sesuai dengan Permedagri  Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa Pasal 7. Indikasi kerugian negara sekira Rp1,2 Miliyar,” ungkap Kajari Tapsel  Antoni.

Lanjut Kajari Tapsel, tidak tertutup kemungkinan oknum pejabat di Tapsel akan terseret dalam kasus rasuah ini. “Ada 212 desa dan Kepala Desa se- Tapanuli Selatan sudah diperiksa untuk kasus dugaan korupsi ini, “ujar Antoni.

Namun kata Antoni, pada pengadaan koran dananya dititipkan (pengembalian) ke Kejaksaan negeri Tapanuli Selatan oleh setiap desa yang jumlah keseluruhannya sebesar Rp239 juta lebih. 

“Pada Tanggal 26 Oktober 2021 Kajari beserta Tim Jaksa Penyelidik telah menyerahkan kelebihan bayar uang koran desa sebesar Rp 239.575.000,- kepada setiap desa disaksikan oleh Kadis Pemdes Tapanuli Selatan,” kata Antoni.(a38)


Teks foto: Kajari Tapsel, Antoni Setiawan SH, MH (tengah) didampingi Kasi Intelijen, Samandohar Munthe SH,MH dan Plt Kasi Pidsus Sai Sintong Purba SH kepada waspada di Aula Kantor bKejari Tapsel di Sipirok saat konfrensi press dugaan korupsi ADD.Waspada/Ist

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.