Kasus Pembuangan Bayi, Kepekaan Orang Tua Hilang

  • Bagikan
Wakil Ketua KPAD Asahan Awaluddin bersama Kasat Reskrim Polres Asahan AKP Rahmadani saat diwawancari Waspada.id, Jumat (19/11) di Mapolres Asahan usai paparan kasus. Waspada/Bustami Chie Pit
Wakil Ketua KPAD Asahan Awaluddin bersama Kasat Reskrim Polres Asahan AKP Rahmadani saat diwawancari Waspada.id, Jumat (19/11) di Mapolres Asahan usai paparan kasus. Waspada/Bustami Chie Pit

KISARAN (Waspada): Terungkapnya tersangka dan motif pembuangan bayi oleh ibu kandung yang masih berumur 18 tahun, dikarenakan kepekaan orang tua dalam memantau perkembangan anaknya sudah hilang. 

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Asahan Awaluddin, saat ditemui Waspada.id setelah paparan kasus di Polres Asahan, Jumat (19/11). Menurutnya, kasus hamil dan melahirkan di luar nikah diakibatkan bebasnya pergaulan anak dan ini merupakan hal yang sangat menakutkan. Hal itu terjadi banyak faktor yang penyebabnya, namun yang paling utama adalah kepekaan orang tua yang melihat perubahan anak.
 
“Ini karena kepekaan dan kepedulian orang tua sudah hilang, sehingga hal ini sangat disesalkan,” jelas Awaluddin. 

Pada dasarnya, kata Awaluddin, yang mengawasi pergaulan anak dan mengetahui perkembangannya hari demi hari hanyalah bisa dilakukan orang tua, sehingga ini menjadi pertanyaan besar, bisa orang tua bisa tidak mengetahui anaknya sedang hamil. 

“Hamil itu tentunya ada perubahan fisik dan sikap, dan orang pertama bisa melihat itu adalah orang tua,” jelas Awaluddin. 

Oleh sebab itu, Awaluddin mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan anaknya, tingkatkan kepekaan, apalagi saat ini instrumen perlindungan anak sudah cukup baik, sehingga anak-anak bisa nyaman dalam menjalani kehidupannya.

“Kalau kita sebagai orang tua tidak ada lagi kepedulian dan kepekaan terhadap anak, siapa lagi yang peduli,” jelas Awaluddin. (a02/a19/a20)


  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *