Waspada
Waspada » Karyawan Karaoke Jual Ekstasi Diringkus Polres Pematangsiantar
Headlines Sumut

Karyawan Karaoke Jual Ekstasi Diringkus Polres Pematangsiantar

Dua pria karyawan Studio Karaoke 21, yang diduga pengedar narkotika jenis pil ecstasy, diringkus Satres Narkoba Polres Kota Pematangsiantar di ruangan Studio Karaoke 21, Jl. Parapat, Kel. Tong Marimbun, Kec. Siantar Marimbun, Sabtu (9/1) pukul 23:30.  Karyawan Karaoke Jual Ekstasi Diringkus Polres Pematangsiantar. Waspada/Ist
Dua pria karyawan Studio Karaoke 21, yang diduga pengedar narkotika jenis pil ecstasy, diringkus Satres Narkoba Polres Kota Pematangsiantar di ruangan Studio Karaoke 21, Jl. Parapat, Kel. Tong Marimbun, Kec. Siantar Marimbun, Sabtu (9/1) pukul 23:30.  Karyawan Karaoke Jual Ekstasi Diringkus Polres Pematangsiantar. Waspada/Ist

PEMATANGSIANTAR (Waspada): Dua karyawan Studio Karaoke 21 terdiri E, 50, warga Kel. Bantan, Kec. Siantar Barat dan R, 35, warga Kel. Simalungun, Kec. Siantar Selatan, diduga menjual narkotika jenis pil ekstasi di tempatnya bekerja, diringkus Satres Narkoba Polres Pematangsiantar.

Kapolres Pematangsiantar AKBP Boy Sutan Binangga Siregar melalui Kasubbag Humas Iptu Rusdi dan Kasat Narkoba AKP David Sinaga, Senin (11/1) malam menyebutkan, E dan K ringkus di ruangan VIP Studio Karaoke 21, Jl. Parapat, Kel. Tong Marimbun, Kec. Siantar Marimbun, Sabtu (9/1) pukul 23:30.

Kasat Narkoba menyebutkan, E dan R diringkus setelah mendapat informasi masyarakat yang menyebutkan di ruangan Studio Karaoke 21 ada karyawan yang menjual pil ekstasi kepada pengunjung. Informasi itu langsung ditindaklanjuti Kasat Narkoba dengan memerintahkan personelnya mendatangi Studio Karaoke 21 untuk melakukan penyelidikan.

Penyelidikan dilakukan dengan menyamar sebagai pembeli pil ekstasi dan meringkus E ketika sedang transaksi. Dari tangan E disita dua butir pil ekstasi dan dari kantong celana E ditemukan uang Rp400.000,- serta satu unit HP merk Oppo yang digunakan sebagai alat komunikasi transaksi.

Interogasi terhadap E juga dilakukan untuk mengetahui darimana asal pil ekstasi itu dan E mangaku dari teman kerjanya R.

Pencarian terhadap R segera dilakukan dan akhirnya ditemukan di depan ruangan VIP karaoke serta langsung diringkus. Ketika diringkus, ditemukan di samping kiri di dekat kaki R, ada satu kotak rokok dan ketika dibuka, berisi 50 butir pil ekstasi.

Kemudian, dari kantong celana R, ditemukan uang Rp1 juta yang diduga sebagai hasil penjualan pil ekstasi dan satu unit HP merk Vivo. Setelah mengumpulkan seluruh barang bukti, E dan R dibawa bersama barang bukti ke markas Satres Narkoba untuk diproses secara hukum.

Kasat Narkoba menyebutkan E dan R yang sudah ditetapkan sebagai tersangka pengedar narkotika jenis pil ekstasi dan ditahan, masih dalam proses pemeriksaan dan penyelidikan serta pengembangan darimana asal pil ekstasi itu dan siapa bandarnya.(a28/C).

 

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2