Karo Satu Daerah Prioritas Percepatan Herd Immunity - Waspada

Karo Satu Daerah Prioritas Percepatan Herd Immunity

  • Bagikan

TANAH KARO(Waspada): Memperingati HUT ke-44 Pasar Modal Indonesia, sebanyak 50.000 vakasin dosis atau 25.000 akseptor, disalurkan di Kabupaten Karo. Kegiatan penyaluran ini berlangsung di Stadion Samura, Kabanjahe, Selasa (16/11).

Kegiatan ini dihadiri Kepala OJK Regional 5 Sumatera Bagian Utara, Yusup Ansori, Direktur KSEI merangkap Ketua Panitia, HUT ke 44 pasar modal Indonesia Syafruddin, Kepala Kantor Perwakilan BEI Sumatera Utara Pintor Nasution, Wakil Bupati Karo Theopilus Ginting, Wakil Bupati Toba, Tonny M. Simajuntak, Kepala Dinas Kesehatan Kab. Karo drg. Irna Safrina Br Milala, dan Ketua Umum IA-ITB Gembong Primadjaja.

Pelaksanaan ini merupakan kerja sama antara Pasar Modal Indonesia dan Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) dalam rangka percepatan program vaksinasi di empat wilayah di Sumatera Utara, yakni Kabupaten Karo, Simalungun, Toba, dan Dairi.

Direktur KSEI Sayafruddin mengungkapkan alasan mengapa pihaknya memilih Karo, Dairi, Toba, dan Simalungun sebagai tujuan percepatan vaksinasi dalam rangka terbentuknya herd immunity. Karena daerah itu merupakan daerah wisata yang diprediksi akan mengalami lonjakan mobilitas masyarakat di akhir tahun ini.

“Dengan percepatan dan pemerataan vaksinasi diharapkan terwujud dapat herd immunity sehingga pada akhirnya masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan normal, dan roda perekonomian kembali berjalan dan pulih kembali seperti sedia kala,” imbuh Syafruddin.

Lebih lanjut Syafruddin menyampaikan, peran pasar modal Indonesia dalam hal ini lebih
untuk membantu alokasi vaksin dan mendukung pelaksanaan percepatan vaksinasi. Peran dan dukungan pemerintah daerah serta kesadaran dan partisipasi masyarakat untuk mengikuti kegiatan vaksinasi ini yang lebih penting sehingga herd immunity dapat terwujud.

Kegiatan vaksinasi dilaksanakan secara serentak di 62 titik pada 4 Kabupaten, yakni Kabupaten Dairi 18 titik, Kabupaten Karo 15 titik, Simalungun 22 titik dan Toba 7 titik. Adapun jenis vaksin yang digunakan yaitu Astra Zeneca.

Berkat dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Dinas Kesehatan (Dinkes), Banyaknya jumlah titik sebaran lokasi hingga ke pelosok dengan akses yang sulit, khususnya di musim hujan, dapat diatasi dengan mudah. Selain itu respon positif masyarakat untuk mengikuti program vaksinasi dan kordinasi pihak terkait memberikan kemudahan distribusi vaksin, hingga perjalanan tenaga kesehatan ke lokasi yang dituju.

Pelaksanaan sentra vaksinasi di 4 Kabupaten di Sumatera Utara kerjasama SRO dan IA-ITB diresmikan pada 16 November 2021 oleh Staf Ahli Gubernur Agus Tri Priono mewakili Gubernur Sumatera Utara.

Selepas meresmikan kegiatan vaksinasi, Staf Ahli Gubernur Agus Tri Priono mewakili Gubernur Sumatera Utara dalam sambutannya menyampaikan, “Saat ini pencapaian vaksin di Sumatera Utara masih sekitar 50%, meski di beberapa daerah sudah melebihi 50%. Program vaksinasi memang perlu dikejar karena untuk mencapai herd immunity, maka jumlah masyarakat yang divaksin harus mencapai
lebih dari 70%,” kata Agus.

Agus juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak takut divaksin dan jangan takut ada isu bahwa vaksin dosis kedua tidak tersedia. Lebih lanjut, Agus juga mengucapkan
terima kasih atas seluruh pihak yang mendukung acara ini dan berharap vaksinasi pasar modal dapat mempercepat herd immunity di Sumatera Utara.

Sementara itu, Wakil Bupati Karo Theopilus Ginting menyampaikan, Puluhan ribu vaksin sangat berarti bagi masyarakat Kabupaten Karo, karena dengan dilaksanakannya program vaksinasi maka menjadi solusi bagi Kabupaten Karo untuk membuat masyarakatnya sehat. Pemerintah Kabupaten Karo sangat berterima kasih atas pengadaan vaksin oleh pasar modal Indonesia bekerjasama
dengan IA-ITB,” pungkas Theopilus.

Kegiatan CSR dalam rangka HUT ke-44 tahun pasar modal Indonesia ini terlaksana berkat dukungan donasi dari para pelaku di industri pasar modal, baik dalam bentuk dana tunai maupun natura. Selain itu, dana CSR juga berasal dari alokasi pendapatan transaksi bursa dan biaya layanan jasa kustodian, yang digalang setiap bulan mulai Agustus hingga Desember 2021.

Pada bulan November, penggalangan dana telah dilaksanakan bertepatan dengan Hari Pahlawan pada tanggal 10 November 2021. Hingga 15 November 2021 telah terkumpul sebesar Rp 59,78 miliar. Dari total dana tersebut, sudah direalisasikan sejumlah Rp34,79 miliar, dengan estimasi dana yang terkumpul berkisar Rp60 miliar hingga akhir tahun 2021. (c02).

  • Bagikan