Waspada
Waspada » Kapolres Simalungun Kunjungi Korban Keracunan 
Sumut

Kapolres Simalungun Kunjungi Korban Keracunan 

Kapolres Simalungun, AKBP Heribertus Ompusunggu (kaus gelap) dan Kadiskes dr Lidya Saragih (kaus merah) saat mengunjungi warga keracunan makanan setelah makan daging anjing di Puskesmas Tiga Balata, Jumat (21/2) malam.Waspada/Ist
Kapolres Simalungun, AKBP Heribertus Ompusunggu (kaus gelap) dan Kadiskes dr Lidya Saragih (kaus merah) saat mengunjungi warga keracunan makanan setelah makan daging anjing di Puskesmas Tiga Balata, Jumat (21/2) malam.Waspada/Ist

SIMALUNGUN (Waspada): Kapolres Simalungun, AKBP Heribertus Ompusunggu, mengunjungi puluhan warga korban keracunan makanan akibat mengkonsumsi daging anjing di Puskesmas Tiga Balata, Kec. Jorlang Hataran, Kab. Simalungun, Jumat (21/2) malam.

Dalam kunjungannya itu, Kapolres didampingi Kadiskes Simalungun, dr Lidya Saragih, Kapolsek Tiga Balata, AKP Jagani Sijabat serta tim medis yang ada di Puskesmas Tiga Balata.

Kapolres meminta jajarannya untuk melakukan penyelidikan sebab terjadinya keracunan.

Kapolres Simalungun, AKBP Heribertus Ompusunggu (kaus gelap) dan Kadiskes dr Lidya Saragih (kaus merah) saat mengunjungi warga keracunan makanan setelah makan daging anjing di Puskesmas Tiga Balata, Jumat (21/2) malam.Waspada/Ist
Kapolres Simalungun, AKBP Heribertus Ompusunggu (kaus gelap) dan Kadiskes dr Lidya Saragih (kaus merah) saat mengunjungi warga keracunan makanan setelah makan daging anjing di Puskesmas Tiga Balata, Jumat (21/2) malam.Waspada/Ist

Pada kesempatan itu, Kapolres AKBP Heribertus Ompusunggu memberikan semangat kepada korban dan keluarga agar menjaga kebersihan makanan.

“Kejadian ini di luar dugaan dan tidak seorangpun yang menginginkannya. Saya berharap para korban tetap bersabar dan segera pulih kesehatannya seperti sediakala,” kata Kapolres.

Dinkes Kirim Sampel Ke Lab Provinsi

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Simalungun, dr Lidya Saragih, mengatakan telah mengambil sampel untuk mencari tahu penyebab keracunan makanan yang dialami puluhan warga Dusun Kandang Lombu Nagori Panombean Huta Urung, Kec. Jorlang Hataran.

“Penyebab utamanya masih kita telusuri dan sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan sudah dibawa ke laboratorium kesehatan Provinsi Sumatera Utara,” tulis dr Lidya yang dihubungi via WhatsApp, Sabtu (22/2).

Seperti diberitakan sebelumnya, 25 warga Dusun Kandang Lombu Nagori Panombean Huta Urung Kec. Jorlang Hataran, Kab. Simalungun, keracunan setelah memakan daging anjing.

Kapolres Simalungun, AKBP Heribertus Ompusunggu (kaus gelap) dan Kadiskes dr Lidya Saragih (kaus merah) saat mengunjungi warga keracunan makanan setelah makan daging anjing di Puskesmas Tiga Balata, Jumat (21/2) malam.Waspada/Ist
Kapolres Simalungun, AKBP Heribertus Ompusunggu (kaus gelap) dan Kadiskes dr Lidya Saragih (kaus merah) saat mengunjungi warga keracunan makanan setelah makan daging anjing di Puskesmas Tiga Balata, Jumat (21/2) malam.Waspada/Ist

Akibat kejadian itu, 23 warga dirawat di Puskesmas Tiga Balata dan 2 orang lainnya dirawat di Klinik Tiga Balata.

Awalnya, 10 orang warga membeli seekor anjing secara patungan. Lalu anjing itu dipotong dan dagingnya dimasak secara bersama-sama.

Kemudian setelah daging anjjng tersebut selesai dimasak, dibungkus menjadi 10 bagian (masing-masing mendapat 1 bungkus) dan dibawa pulang ke rumah untuk dimakan bersama keluarga.

Selanjutnya, dua hari setelah mengkonsumsi daging anjing tersebut, Jumat (21/2), warga mengalami sakit perut, pening, mual, muntah dan mencret.

Seluruh warga yang ikut memakan daging anjing tersebut mengalami hal yang sama, sehingga mereka terpaksa dirawat di Puskesmas dan Klinik di Tiga Balata. (a29)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2