Waspada
Waspada » Kapoldasu Diminta Tangkap Perambah Liar Rusak Hutan Palas
Headlines Sumut

Kapoldasu Diminta Tangkap Perambah Liar Rusak Hutan Palas

Tumpukan kayu bekas penebangan liar yang menumpuk di sepanjang Sungai/Aek Uluaer Kecamatan Sosopan, Kabupaten Padanglawas. Kapoldasu Diminta Tangkap Perambah Liar Rusak Hutan Palas. Waspada/Idaham Butar Butar
Tumpukan kayu bekas penebangan liar yang menumpuk di sepanjang Sungai/Aek Uluaer Kecamatan Sosopan, Kabupaten Padanglawas. Kapoldasu Diminta Tangkap Perambah Liar Rusak Hutan Palas. Waspada/Idaham Butar Butar

SIBUHUAN (Waspada) : Kapolda Sumatera Utara (Kapoldasu) dimintai menindaklanjuti masalah musibah bencana banjir dan longsor yang terjadi di Kabupaten Padanglawas (Palas) yang diduga disebabkan tindakan pengrusakan hutan, penebangan liar yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.

Demikian dikatakan Dr. H. Edi Sahputra Hasibuan, mantan Kompolnas, putra daerah Kabupaten Palas kepada Waspada.id melalui telepon seluler, Selasa (30/3), menyusul kejadian bencana banjir dan longsor yang sangat merugikan masyarakat.

Perambahan dan penebangan liar yang berlangsung selama ini, yang dilakukan oleh oknum tertentu, hanya ingin meraup keuntungan tanpa memikirkan dampak dari perbuatannya.

Kapoldasu juga diminta menindak tegas jika ada oknum aparat kepolisian yang diduga terlibat dan membekingi kegiatan perambahan liar yang ada di wilayah Palas.

Hal senada juga disampaikan Ketua DPD AMPI Palas, Mardan Hanafi Hasibuan, SH, MH, melihat dampak yang diakibatkannya begitu besar, tidak hanya membuat ratusan hektar lahan pertanian dan persawahan masyarakat rusak, ratusan rumah terendam banjir, malah ada korban tewas yang hanyut terseret arus sungai.

Seperti perambahan liar di Desa Sianggunan Kecamatan Sosopan, kini telah mengakibatkan banjir dan meluapnya Sungai/Aek Uluaer dan Sungai Barumun hingga menyapu ratusan hektar lahan persawahan.

Kemudian penebangan liar di wilayah Hapung, sekitar Kecamatan Ulu Sosa, yang merusak lahan pertanian, bahkan menelan korban hanyut akibat meluapnya Sungai Sosa.

Selain penebangan liar di beberapa wilayah Pinarik Kecamatan Batang Lubu Sutam, sehingga mengakibatkan banjir di sungai Batang Lubu.

Sementara Kapolres Palas AKBP Jarot Yusviq Andito, SIK saat dihubungi wartawan mengatakan, menyusul dugaan perambahan liar itu, pihaknya sudah menurunkan tim untuk melakukan cross cek ke lokasi. (a30/C)

Baca juga:

Ketua DPD AMPI Palas: Tindak Tegas Perambahan Liar Di Sianggunan

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2