Waspada
Waspada » Kantor UPTD Pajak Daerah BPKPAD Kab. Karo Terancam Roboh
Headlines Sumut

Kantor UPTD Pajak Daerah BPKPAD Kab. Karo Terancam Roboh

Plt. Ka UPTD Pajak Daerah BPKPAD Kab. Karo Bangkit Ginting SE saat memeriksa salah satu ruangan di kantor itu akibat atapnya telah bolong. Kantor UPTD Pajak Daerah BPKPAD Kab. Karo Terancam Roboh. Waspada/Panitra Nedy
Plt. Ka UPTD Pajak Daerah BPKPAD Kab. Karo Bangkit Ginting SE saat memeriksa salah satu ruangan di kantor itu akibat atapnya telah bolong. Kantor UPTD Pajak Daerah BPKPAD Kab. Karo Terancam Roboh. Waspada/Panitra Nedy

BERASTAGI (Waspada): Kantor Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Badan Pengelola Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Pemkab Karo, yang dulunya kantor Camat Berastagi, terancam roboh.

Material kayu tempat penyangga atap seng kantor sudah lapuk akibat terkena sinar matahari dan air hujan silih berganti setelah atap seng bolong dengan diameter bervariasi sejak beberapa bulan lalu.

Padahal setiap hari kerja, pegawai kantor UPTD Pajak Daerah itu beraktivitas di dalamnya. Saat terjadi hujan, pegawai kantor terpaksa berhenti beraktivitas sebentar untuk menunggu hujan reda agar berkas dan dokumen yang sedang diperiksa tidak basah.

GM Hotel Green Garden Ramiadi kepada Waspada.id, Rabu (16/12) usai menyampaikan laporan surat pemberitahuan pajak daerah (SPTPD) bulan November 2020 ke UPTD itu menyebutkan, akibat kerusakan atap kantor membuatnya tidak nyaman masuk ke sana.

Hampir setiap kali ke sana di musim hujan, lantai kantor berair dan kaki terpaksa pelan-pelan melangkah agar tidak terpeleset.

Plt. Ka. UPTD Pajak Daerah BPKPAD Bangkit Ginting SE hendak menampung air hujan di tempatnya bersama anggotanya bekerja karena hujan sedang berlangsung. Kantor UPTD Pajak Daerah BPKPAD Kab. Karo Terancam Roboh. Waspada/Panitra Nedy
Plt. Ka. UPTD Pajak Daerah BPKPAD Bangkit Ginting SE hendak menampung air hujan di tempatnya bersama anggotanya bekerja karena hujan sedang berlangsung. Kantor UPTD Pajak Daerah BPKPAD Kab. Karo Terancam Roboh. Waspada/Panitra Nedy

Sudah selayaknya, kantor pengelola laporan penyetoran dan pelaporan pajak hotel, pajak restoran dan pajak hiburan dari wajib pajak itu diperbaiki dan direhabilitasi supaya setiap orang wajib pajak masuk ke dalam merasa nyaman, terlebih pegawai kantor di sana, jelasnya.

“Kesannya tidak asyik masuk ke kantor UPTD Pajak Daerah saat memberikan laporan penyetoran ke kantor tersebut, soalnya lantai berair dan kaki harus dijinjit-jinjit agar tidak basah saat hujan”, ujarnya.

Hal serupa juga disampaikan Fitri, Akunting Grand Mutiara Hotel Berastagi. Ia mengaku tidak nyaman masuk ke ruangan pegawai yang menerima laporan SPTPD hotelnya bulan November 2020, karena lantai basah.

Mestinya gedung bekas kantor Camat Berastagi yang sudah rusak diperbaiki, atau minimal atap yang sudah pada bolong diganti agar tidak bocor dan wajib pajak merasa nyaman memasuki kantor, jelasnya.

Plt. Ka. UPTD Pajak Daerah BPKPAD Kab. Karo Bangkit Ginting, SE kepada Waspada.id membenarkan, kantor UPTD Pajak Daerah BPKPAD Kab. Karo yang ditempatinya sejak 8 Januari 2019 lalu, kondisi atapnya sudah bocor dan puluhan atap sengnya pernah diganti dengan biaya patungan.

Namun saat ini kondisinya lebih parah lagi. Dari empat ruangan yang ada di kantor ini kata Bangkit Ginting, semuanya sudah mengalami kerusakan dan menyebabkan atap menjadi bocor.

“Saat terjadi hujan, pegawai harus berhenti sebentar dari tugas rutinnya, khawatir berkas-berkas yang tengah dikerjakan menjadi basah”, katanya.

Kondisi saat ini sudah pernah dilaporkan kepada atasan, namun hingga sekarang belum ada tanggapan ataupun realisasinya.

“Kami berharap ada perhatian serius terhadap kerusakan kantor ini, supaya segera dilakukan perbaikan guna kenyamanan pegawai bekerja dan wajib pajak,” ujarnya.

Begitu juga terhadap dokumen yang diamankan usai pemeriksan. Kantor ini merupakan tempat mengelola laporan keuangan terbesar di Kabupaten Karo dari sektor pajak daerah tandas Bangkit Ginting.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karo, Drs. Kamperas Terkelin Purba M. Si saat dihubungi Waspada.id mengucapkan terimakasih atas informasi ini.

Ia menyebutkan segera menyampaikan informasinya ke pihak terkait agar segera meninjau ke lapangan dan membuat rencana anggaran untuk segera dilakukan perbaikan kantor guna kenyamanan kerja pegawai dan keamanan dokumen dari air hujan yang tergenang, jelasnya.

Pantauan Waspada.id, di saat terjadi hujan, air jatuh ke lantai dari atap kantor yang bolong menyebabkan lantai berair.

Di ruangan tempat bekerja pegawai, terlihat ember tempat penampungan air berserak. Kendatipun tetesan air ditampung, tetapi percikan air menyebabkan lantai menjadi basah.

Akibat bolongnya atap seng ini, diragukan pula daya tahan material kayu sebagai penyangga atap seng yang menyebabkanya bakal cepat roboh dan membahayakan pegawai yang bekerja di dalamnya. (a06)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2