Kajatisu IBN. Wiswantanu: “Jangan Malu Jadi Petani”

  • Bagikan

DOLOKSANGGUL (Waspada): Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu), IBN. Wiswantanu mengimbau masyarakat untuk tidak malu menjadi petani. Hal tersebut disampaikan di sela kunker (kunjungan kerja) ke Humbahas yang dipusatkan di Kantor Kejari Humbahas, Desa Sosor Tambok, Kec. Doloksanggul, Selasa (26/10).

Menurut Kajati, petani itu mulia dan luar biasa. Dalam situasi Covid, yang paling bertahan dan tidak terdampak langsung atas ekonomi adalah petani. “Petani itu luar biasa, pertumbuhan ekonomi dalam masa pandemi Covid sangat dibantu pertanian,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Kajati IBN. Wiswantanu menyempatkan diri meninjau lahan percontohan pertanian Kejari Humbahas di komplek Kantor Kejari. Kejati bersama rombongan dan Forkopimda Humbahas melakukan penanaman perdana tanaman tomat. Di sisi lain, mereka juga melakukan panen perdana tomat yang ditumpang sari dengan cabai. “Kita mendukung percontohan pertanian yang dibuat oleh Kejari Humbahas. Percontohan ini secara tidak langsung akan menjadi motor penyemangat kepada para masyarakat untuk bertani,” ujarnya.

Kajati menyebut, daerah pertanian yang bagus akan berpotensi menjadi agrowisata. Memadukan agro dan pariwisata bukan sesuatu yang sulit dan hal itu sudah berjalan di daerah lain. Dalam program KSPN  (Kawasan Strategis Pariwisata Nasional) Danau Toba, agrowisata sangat berpotensi di Humbahas dengan tanaman hortikultura. Dalam agrowisata, para wisatawan dapat memanen dan menikmati langsung hasil pertanian.

“Di Humbahas pertanian unggulan itu adalah food estate untuk tanaman hortikultura super prioritas. Warga agar menjaga itu untuk  peningkatan ekonomi baru untuk masyarakat,” tandasnya. (cas)

Ket Foto:

KAJATI Sumut, IBN Wiswantanu memetik langsung buah tomat di lahan percontohan Kejari Humbahas. Waspada/Andi Siregar

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *