Waspada
Waspada » Kadisdik Sergai Monitoring MPLS
Sumut

Kadisdik Sergai Monitoring MPLS

Kadisdik Sergai Drs Joni Walker Manik MM, Kabid SD Sugianto SPd, Sekretaris DP Sergai Abdul Firman Kursin, Korwil Sei Rampah Riana Sihombing SPd bersama Kepala SD Al Wasliyah Firdaus Rarna Sari SPd saat monitoring MPLS di SD Al Wasliyah Firdaus, Selasa (14/7) di Desa Firdaus Kec.Sei Rampah. (Waspada/Edi Saputra)

Sedang Bedagai (Waspada): Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kab.Serdang Bedagai (Sergai) Drs Joni Walker Manik MM monitoring Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun pelajaran baru 2020/2021, Selasa (15/7) .

Kadisdik didampingi Kabid SD Sugianto SPd, Sekretaris dan anggota Dewan Pendidikan (DP) Sergai Abdul Firman Kursin.dan Murti Anugrah bersama Korwil Sei Rampah Riana Sihombing dan para pengawas mengunjungi SDN 104301 Pematang Ganjang Kec.Sei Rampah disambut Kepala SDN 104301 Pematang Ganjang Hj.Sutriany SPd.

Kemudian rombongan Disdik melanjutkan kunjungan ke SD Al Wasliyah Firdaus.di Desa Firdaus Kec.Sei Rampah yang disambut Kepala.SD Al Wasliyah Firdaus Ratna Sari SPd bersama para Guru sekolah tersebut.

Kadisdik Sergai Drs Joni Walker Manik MM usai monitoring mengatakan MPLS diberlakukan bagi pelajar kelas I SD dan kelas VII SMP tahun pelajaran.baru 2020/2021, sedangkan pelajar kelas II hingga kelas VI SD serta kelas VIII dan IX SMP masih belajar daring dari rumah.

” Sekaligus memastikan kesiapan sekolah menghadapi masa pandemi Covid-19 menyongsong new normal belajar di Sekolah sesuai protokol kesehatan”, sebut Joni Walker Manik.

Ditambahkan Kadisdik, MPLS dilaksanakan selama 3 hari dalam upaya mengenalkan sesama teman baru dan juga perkenalan antara pelajar dengan para guru dan Kepala Sekolah, selain itu membekali pelajar untuk belajar daring (dalam.jaringan) belajar sekaligus membagikan buku pelajaran untuk bekal belajar daring maupun persiapan luring ( luar jaringan) tatap muka dengan tetap mempedomani protokol kesehatan.

Mengingat lanjut Kadisdik, seperti kelas I SD rata-rata belum mampu mengoperasika android, bahkan tidak sedikit orang tuanya belum memiliki android.

” Alhamdulilah hasil monitoring pihak sekolah telah mempedomani protokol kesehatan yakni memeriksa pelajar maupun warga sekolah dengan alat pengukur suhu tubuh (thermogun), mengenakan masker, wastafel temoat cuci tangan pakai sabun tersedia disetiap kelas juga disediakan cairan sanitizer dalam kelas, bahkan ada sekolah yang melengkapi.gurunya dengan masker pelindung wajah (face shield), serta menjaga jarak “, pungkas Joni Walker Manik.

Terkait belajar langsung (tatap muka) disekolah menyongsong new normal, menurut Kadisdik tengah menanti keputusan Peraturan.Gubernur (Pergub), sebelum Pergub turun Disdik Sergai masih memperpanjang belajar di rumah atau pelajar daring. (a15/B)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2