Waspada
Waspada » Kadis Sosial Sergai Resmi Tersangka OTT, BB Rp30 Juta
Headlines Sumut

Kadis Sosial Sergai Resmi Tersangka OTT, BB Rp30 Juta

Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang didampingi Kasat Reskrim AKP Pandu Winata, Kanit Tipikor Ipda Sidauruk, KBO Reskrim Iptu Adi Santika saat Konferensi Pers terkait OTT dengan tersangka Kadis Sosial Sergai ID berikut BB Rp30 juta di Mapolres Sergai di Jl. Negara Sei Rampah, Jumat (22/1) malam. Kadis Sosial Sergai Resmi Tersangka OTT, BB Rp30 Juta. Waspada/Edi Saputra
Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang didampingi Kasat Reskrim AKP Pandu Winata, Kanit Tipikor Ipda Sidauruk, KBO Reskrim Iptu Adi Santika saat Konferensi Pers terkait OTT dengan tersangka Kadis Sosial Sergai ID berikut BB Rp30 juta di Mapolres Sergai di Jl. Negara Sei Rampah, Jumat (22/1) malam. Kadis Sosial Sergai Resmi Tersangka OTT, BB Rp30 Juta. Waspada/Edi Saputra

 

SEIRAMPAH (Waspada): Kepala Dinas Sosial Kab. Serdangbedagai (Sergai) berinisial IF resmi tersangka Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang terjaring dengan barang bukti (BB) uang tunai Rp30 juta, Kamis (21/1) kemarin di rumah makan Cindelaras di Dusun VI Desa Sei Rampah Kec.Sei Rampah sekira pukul 14:00.

Demikian disampaikan Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang didampingi Kasat Reskrim AKP Pandu Winata, Kanit Tipikor Ipda Sidauruk, KBO Reskrim Iptu Adi Santika saat Konferensi Pers di Mapolres Sergai di Jl. Negara Sei Rampah, Jumat (22/1) malam terkait pengungkapan OTT terhadap tersangka Kadis Sosial Sergai.

Menurut Kapolres, selain tersangka IF, pihak Satreskrim Polres Sergai juga mengamankan barang bukti uang tunai Rp30 juta dan telepon seluler (Ponsel) milik tersangka.

Adapun modus tersangka melakukan aksinya lanjut Kapolres, terhadap program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) melalui e-Warung berupa penyediaan bahan pokok yang penyalurannya melalui Suplier maupun Distributor.

“Nah, dalam aksinya tersangka menakut-nakuti mengancam akan mengganti Suplier maupun Dustributor terhadap program tersebut, bahkan IF telah mengumpulkan Distributor untuk menggantikan para Suplier, karena takut diganti maka Suplier menyerahkan sejumlah uang, termasuk saat OTT korban yang menyerahkan uang sebesar Rp30 juta berinisial S,” papar AKBP Robin Simatupang.

Hasil pemeriksaan lanjut Kapolres, tersangka telah beberapa kali melakukan aksi serupa, juga dengan modus menakut-nakuti Suplier maupun Distributor akan diganti,
dengan suplier baru, karena para Suplier dalam program tersebut sudah menjadi pekerjaannya sehingga terpaksa menyerahkan sejumlah uang.

“Kami masih terus mendalami kasus ini, untuk memastikan apakah ada keterlibatan pihak lain terhadap aksi tersangka,” ujar AKBP Robin Simatupang.

Ditambahkan Kapolres, tersangka Kadis Sosial Sergai dijerat Pasal 12 huruf b SubsPasal 11 Undang-Undang RI nomkr 31 tahu 1999, sebagaimana diubah dengan Undang-Undang RInomor 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi.

“Adapun ancaman Pasal 12 pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun, pidana denda paling sedikit Rp1 miliar dan ancaman Pasal 11, pidana penjara paling singkat 1 tahun, paling lama 5 tahun atau pidana denda paling sedikit Rp50 juta dan paling banyak Rp250 juta,” pungkas AKBP Robin Simatupang. (a15/C).

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2