Waspada
Waspada » Jumlah Korban Meninggal Dunia Akibat Banjir Di Sunggal Deliserdang 5 Orang
Headlines Sumut

Jumlah Korban Meninggal Dunia Akibat Banjir Di Sunggal Deliserdang 5 Orang

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi bersama Bupati Deliserdang Ashari Tambunan saat meninjau lokasi banjir tampak satu unit mobil tersangkut akibat banjir yang melanda. umlah Korban Meninggal Dunia Akibat Banjir Di Sunggal Deliserdang 5 Orang. Waspada/Ist
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi bersama Bupati Deliserdang Ashari Tambunan saat meninjau lokasi banjir tampak satu unit mobil tersangkut akibat banjir yang melanda. umlah Korban Meninggal Dunia Akibat Banjir Di Sunggal Deliserdang 5 Orang. Waspada/Ist

DELISERDANG (Waspada): Camat Sunggal Kabupaten Deliserdang, Ismail mengungkapkan, berdasarkan data yang dihimpun, jumlah korban meninggal dunia akibat banjir sebanyak 5 orang dalam musibah banjir yang melanda di Komplek Perumahan De Flamboyan, Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Jumat (4/12) dini hari.

“Ada 5 orang meninggal dunia, tadi malam hanyut dan sudah dapat (ditemukan) dari bantaran sungai sudah dibawah ke Rumah Sakit Bina Kasih,” kata Ismail kepada Waspada.id, Jumat (4/12) siang.

Kondisi banjir saat dini hari. umlah Korban Meninggal Dunia Akibat Banjir Di Sunggal Deliserdang 5 Orang. Waspada/Ist
Kondisi banjir saat dini hari. umlah Korban Meninggal Dunia Akibat Banjir Di Sunggal Deliserdang 5 Orang. Waspada/Ist

Dijelaskan Ismail, banjir di Kecamatan Sunggal yang terparah di Komplek Perumahan De Flamboyan, Desa Tanjung Selamat, Sunggal, Kabupaten Deliserdang. Katanya, kelima warga yang meninggal dunia juga merupakan tinggal di perumahan tersebut dan saat ini jenazah masih dilakukan indentifikasi, sehingga pihaknya belum mengetahui siapa-siapa saja nama korban yang meninggal dunia.

“Rata-rata orang dewasa antara 30 ke-40 tahun perempuan 2 dan laki laki 3 (orang), di Komplek Perumahan De Flamboyan, Desa Tanjung Selamat, Sunggal,” sebutnya.

Menurut Ismail, musibah banjir itu diperkirakan terjadi pada Jumat (4/12) sekitar pukul 01:00 WIB. “Kejadiannya pukul 01:00 WIB tanggulnya (bentengnya) itu jebol. Jadikan rumah ini di pinggir sungai, jadi bentengnya itu jebol karena ketinggian air lebih tinggi dari bentengnya itu,” ungkapnya.

Ismail pun menyebutkan, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi bersama Bupati Deliserdang Ashari Tambunan dan pihak terkait telah turun melihat secara langsung kondisi banjir tersebut. “Sekarang airnya sudah surat tinggal pembersihanlah ini,” sebut Ismail. (a16).

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2