Waspada
Waspada » Jum’at Perdana Ramadhan 1441 H, Masjid Tetap Ramai
Sumut

Jum’at Perdana Ramadhan 1441 H, Masjid Tetap Ramai

UMMAT muslim sedang mendengarkan khutbah pada Shalat Jum'at perdana bulan suci ramadhan 1441 Hijriyah di Masjid Baitul Quddus Desa Tanjung Sari Batangkuis, Jum'at (24/4).- Waspada/Khairul K Siregar/B
UMMAT muslim sedang mendengarkan khutbah pada Shalat Jum'at perdana bulan suci ramadhan 1441 Hijriyah di Masjid Baitul Quddus Desa Tanjung Sari Batangkuis, Jum'at (24/4).- Waspada/Khairul K Siregar/B

BATANGKUIS (Waspada) : Meskipun dalam suasana diterpa musibah Covid-19, namun niat umat islam untuk menunaikan rukun islam ke dua tersebut tidak berkurang namun justru bertambah, salah satunya di Masjid Baitul Quddus Desa Tanjung Sari Batangkuis, Jum’at (24/4).

Pantauan Waspada, bertindak sebagai Khatib pada shalat Jum’at perdana bulan suci ramadhan itu H Saidan Tarihoran, sedangkan Imam Agus Salim.

Pada raka’at kedua shalat itu dibarengi dengan Qunut Nazilah sebagai upaya memohonkan kepada Allah agar dijauhkan dari segala bahaya yang sedang terjadi khususnya virus corona (Covid-19).

Dalam khutbahnya, H Saidan Tarihoran mengatakan bulan suci ramadhan adalah bulan yang paling dirindukan dan ditunggu oleh ummat muslim di seluruh dunia karena memiliki keistimewaan yang tidak didapatkan pada bulan lainnya.

Pada bulan itu, ummat islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan berbagai amalan dengan khusyu’ serta ikhlas .

Namun suasana bulan suci ramadhan tahun 1441 Hijriyah ini berbeda dari bulan suci ramadhan tahun lalu. Hal ini karena adanya masalah yang sedang menimpa dunia termasuk Indonesia yakni penyebaran wabah virus corona (Covid-19). Tetapi, dalam kondisi bagaimanapun sebagai ummatNya kita harus terus bersyukur.

Menurut Saidan, virus corona ini adalah sebuah musibah yang datangnya dari Allah sebagai bentuk peringatan kepada ummatNya. Namun jangan hanya karena corona itu lantas melunturkan dalam beribadah khususnya shalat.

“Corona itu adalah bentuk peringatan Allah dan kita jangan takut yang berlebihan tetapi justru kita terus berusaha meningkatkan berbagai bentuk amalan khususnya pada bulan suci ramadhan ini karena bulan suci ramadhan memiliki berbagai keistimewaan salah satunya segala bentuk amalan nilainya dilipatgandakan.

Oleh karena itu, mari kita berlomba-lomba berbuat kebajikan khususnya pada bulan suci ramadhan dan terus berdo’a kepada Allah Swt agar segala bentuk mara bahaya khususnya virus corona ini segera berakhir dari muka bumi”kata Saidan.(crul/B)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2