Jelang Ramadhan Masyarakat Padati Pasar Tradisional Tebingtinggi - Waspada

Jelang Ramadhan Masyarakat Padati Pasar Tradisional Tebingtinggi

  • Bagikan
Waspada/Kristian Brahmana Sambut Bulan Suci Ramadhan 1441 H, Masyarakat Padati Pasar Tradisional

TEBINGTINGGI (Waspada): Sambut Bulan Suci Ramadhan 1441 H, masyarakat Kota Tebingtinggi terlihat padati pasar tradisional di Kota Tebingtinggi, Kamis(23/4).

Pantauan Waspada di Pasar Gambir, Jalan Iskandar Muda, Kel Pasar Gambir, Kec Tebingtinggi Kota, Kota Tebingtinggi, masyarakat berbondong bondong membeli bahan pokok mulai dari, cabai, bawang, daging sapi, ayam, dan lainnya, untuk menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1441 H, yang jatuh pada esok hari Jumat(24/4).

Suasana seperti ini selalu hadir ketika Bulan Suci Ramadhan akan tiba, karena hal seperti ini sudah menjadi tradisi di tengah tengah masyarakat.

Salah seorang pembeli di pasar tersebut, Inah, 47, waga Jalan H Ahmad Bilal, Kel Satria, Kec Padang Hilir, Kota Tebingtinggi, saat diwawancarai Waspada mengatakan, hari ini dirinya sedang berbelanja kebutuhan pokok untuk memasak hidangan punggahan bersama keluarganya sambil menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan, ia mengakui hari ini ia tidak berbelanja dalam skala besar, hal ini dikarenakan kondisi perekonomian sedang tidak stabil dibuat virus corona (covid 19).

Ia pun berharap, semoga covid 19 bisa segera musnah dari kehidupan kita semua, agar kita semua dapat beraktifitas dengan normal kembali, dan perekonomian kita juga segera stabil, karena sehabis Bulan Suci Ramadhan, kita akan memasuki Hari Raya Idul Fitri, yang bersama sama kita ketahui, pada hari tersebut kita sangat membutuhkan uang yang cukup, ujarnya.

Salah seorang pedagang daging sapi di Pasar Gambir, Imran, kepada Waspada mengatakan, hari ini pembeli cukup ramai, dan dagangan saya pun sudah mau habis, tetapi tahun ini tidak seperti tahun tahun sebelumnya, dagangan saya habis, karena saya hanya menyediakan daging sapi dalam skala kecil, karena saya sebelumnya takut menyediakan dalam skala besar, karena takut tidak laku, namun lumayanlah ada penjualan untuk menyambung hidup kedepannya.

Sambungnya, ia mengatakan hari ini harga daging sapi mengalami kenaikan yang lumayan tinggi, 1 minggu sebelum hari ini, daging sapi masih berkisar di harga Rp.120.000, namun hari ini harga daging sapi sudah mencapai Rp.140.000, hal ini dikarenakan tidak adanya stok daging yang disediakan oleh pedagang, karena apabila di stok terlalu lama ditakutkan daging akan lekas membusuk, jelas Imran.

Kadis Perdagangan Kota Tebingtinggi, Gul Bakhri Siregar, kepada Waspada menyampaikan data transaksi jual beli hari ini H-1 Bulan Suci Ramadhan, menunjukkan angka penurunan, hal ini disebabkan oleh virus corona (covid 19), penyusutan daya beli masyarakat Kota Tebingtinggi mencapai 30% dari tahun lalu.

Dan ia menghimbau kepada para pedagang agar jangan menaikkan harga sesuka hati, dam ia juga menegaskan kepada pedagang jangan menimbun barang, karena akan mendapatkan sanksi hukum yang tegas apabila kedapatan, tutup Gul Bakhri Siregar.(Ckb)

  • Bagikan