Jelang Pilkades Serentak, Kapolres Humbahas Atensi Potensi Kerawanan

  • Bagikan
KAPOLRES HUMBAHAS AKBP Ronny Nicholas Sidabutar, SH,. SIK,. MH. Waspada/Ist
KAPOLRES HUMBAHAS AKBP Ronny Nicholas Sidabutar, SH,. SIK,. MH. Waspada/Ist

DOLOKSANGGUL (Waspada): Menjelang perhelatan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di 85 desa secara serentak se-Kab. Humbang Hasundutan (Humbahas), Senin (22/11) mendatang, Kapolres Humbahas AKBP Ronny Nicholas Sidabutar atensi potensi kerawanan. Potensi kerawanan tadi sebagai upaya pencegahan dini terganggunya gelaran demokrasi Pilkades serentak.

“Sebagai upaya pencegahaan dini potensi konflik dan gesekan masyarakat di desa, kita sudah melakukan pemetaan kerawanan dan melakukan patroli secara rutin,” ujar Ronny saat dikonfirmasi Waspada.id melalui sambungan selulernya, Senin (15/11).

Kapolres mengakui, bahwa sejauh ini Kamtibmas di daerah itu masih terjaga kondusif. Hal tersebut tidak terlepas karena Humbahas masih kental dengan adat serta kultur yang homogen. Pun demikian, untuk Pilkades serentak, pihaknya selaku petugas pengamanan tetap melakukan pengamanan sesuai aturan yang berlaku.

Ditambahkan, dari 85 desa yang yang menggelar perhelatan Pilkades, sebanyak tiga desa masuk kategori rawan yakni Simarigung, Kec. Doloksanggul, Janji Nagodang Kec. Onanganjang dan Desa Hutapaung Kec. Pollung. Kerawanan tadi dilihat dari proses Pilkades sebelumnya dan gesekan di masyarakat dan antarcalon kades.

“Dari pemetaan yang kita lakukan, Pilkades sebelumnya di Desa Simarigung menuai konflik yang berujung di kantor Camat Doloksanggul. Desa Janji Nagodang, tuntutan masyarakat yang menyatakan bahwa salahsatu kandidat Cakades sudah menjabat tiga periode. Sementara Desa Hutapaung salahsatu Cakades dilaporkan bermasalah. Potensi kerawanan di atas sejauh ini belum mengganggu tahapan proses Pilkades. Namun di tiga desa ini, pola pengamanan akan ditingkatkan dan menjadi perhatian,” tukasnya.

Selanjutnya, kerawanan untuk delapan desa lainnya dilihat dari kondisi geografis desa yang sulit dijangkau kenderaan, baik roda dua dan roda empat serta sulitnya jaringan telekomunikasi. Pengamanan untuk desa ini tetap dilakukan dan berkoordinasi dengan Pemda setempat. Sementara 74 desa kategori kurang rawan. Artinya, 74 desa ini masih cenderung aman dan kondusif.

Lebih jauh, kata Ronny, menjelang hari H, pihaknya akan menurunkan 300-an personel polisi dan dibantu BKO Brimob,  210 personel TNI serta 60 personel Satpol-PP. Pola pengamanan akan dilihat dari potensi kerawanan. Satu desa akan dijaga oleh empat personel TNI/Polri dan SatPol-PP. Kemudian akan dilakukan patroli skala besar setiap desa dan TPS.

Pada perhelatan Pilkades serentak, mantan Kasat Narkoba Polrestabes Medan ini mengimbau semua pihak, para stake holder pemangku kepentingan memberikan perhatian guna kesuksesan Pilkades yang aman dan kondusif. Panitia Pemilihan Kepala Desa (PPKD) dan cakades agar mematuhi aturan yang berlaku dan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) dalam pencegahan penyebaran Covid-19.

Terpisah, Kadis PMDP2A Humbahas, Binsar Marbun di ruang kerjanya mengatakan, bahwa pihaknya optimis Pilkades serentak akan berjalan damai dan kondusif. Dimana sebelumnya para kandidat cakades sudah sudah sepakat dan menandatangani pakta integritas pelaksanaan Pilkades damai, Jumat (25/10) lalu. “Melalui penandatanganan pakta integritas, kita optimis Pilkades serentak 2021 akan berjalan damai dan kondusif. Dalam pakta integritas tersebut para cakades diharapkan menjadi pelopor Pilkades damai dan siap kalah ataupun menang,” kata Binsar. (cas)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *