Waspada
Waspada » Jelang New Normal, Muspika PST Sosialisasi COVID
Kesehatan Sumut

Jelang New Normal, Muspika PST Sosialisasi COVID

SEKCAM Percut Seituan Nasib Solichin didampingi Kepala Puskesmas Bandar Khalipah dr Rahmat Ginting M.Kes dan tenaga medis memberi imbauan kepada masyarakat dan pedagang di Pajak Gambir Pasar VIII untuk selalu memakai masker saat sosialisasi COVID-19, Jum'at (26/6). Waspada/Khairul K Siregar
SEKCAM Percut Seituan Nasib Solichin didampingi Kepala Puskesmas Bandar Khalipah dr Rahmat Ginting M.Kes dan tenaga medis memberi imbauan kepada masyarakat dan pedagang di Pajak Gambir Pasar VIII untuk selalu memakai masker saat sosialisasi COVID-19, Jum'at (26/6). Waspada/Khairul K Siregar

PERCUT SEITUAN (Waspada): Menjelang diberlakukannya new normal di Kabupaten Deliserdang, Muspika Percut Seituan melakukan sosialisasi COVID-19 kepada masyarakat dan pedagang di Pajak Gambir Pasar VIII Desa Bandar Klippa Kecamatan Percut Seituan, Jum’at (26/6).

Sosialisasi itu turut melibatkan petugas medis dari Puskesmas Bandar Khalipah yang dipimpin dr Rahmat Ginting, M. Kes. Selain sosialisasi, pada kegiatan itu juga dibagikan masker.

Camat Percut Seituan Khairul Azman Harahap menjelaskan, saat ini kasus penyebaran COVID-19 di Indonesia terus meningkat, dan Kabupaten Deliserdang termasuk zona merah penyebaran COVID-19.

Dengan kondisi ini, menurut Camat Khairul, dibutuhkan perhatian dan kesadaran masyarakat untuk selalu mengikuti protokol kesehatan yakni dengan selalu memakai masker saat beraktivitas di luar rumah.

“Hari ini kita sosialisasi kepada masyarakat dan pedagang tentang COVID-19 karena di lokasi ini selalu ramai dan rentan penularan COVID-19. Kepada masyarakat kita imbau untuk selalu memakai masker saat beraktivitas di luar rumah khususnya ke pasar sehingga ke depan lebih terbiasa, terlebih menjelang diberlakukannya new normal. Walaupn new normal nantinya diberlakukan, namun masyarakat harus tetap menjalankan protokol kesehatan tersebut,” kata Khairul.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Bandar Khalipah dr Rahmat Ginting, M. Kes menjelaskan bahwa penyebab meningkatnya jumlah kasus COVID-19 ini karena kurangnya kesadaran masyarakat memperhatikan kesehatan dan mengabaikan imbauan pemerintah tentang protokol kesehatan.

Menurut dr Rahmat, permasalahan ini bukan hanya menjadi tanggungjawab pemerintah akan tetapi butuh kerjasama dengan seluruh komponen masyarakat.

Terkait tentang jumlah COVID-19, dr Rahmat menyebutkan untuk wilayah kerjanya Puskesmas Bandar Khalipah terdapat 14 orang positif COVID-19 dengan rincian 5 Pasien Dalam Perawatan (PDP) dan isolasi di Rumah Sakit , 3 Orang Tanpa Gejala isolasi di rumah, 5 pasien dinyatakan sembuh dan 1 pasien meninggal dunia.

“Kami atas nama dan sebagai petugas kesehatan terus mengimbau pada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dan mari kita bersama-sama menjaga kesehatan agar terhindar dari COVID-19 ini dengan cara selalu memakai masker ketika beraktivitas di luar rumah,” ajak dr Rahmat. (a14/B)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2