Waspada
Waspada » Jelang Idul Adha 1442 H, Wali Kota Sidimpuan Terbitkan Surat Edaran, Takbir Keliling Dilarang
Sumut

Jelang Idul Adha 1442 H, Wali Kota Sidimpuan Terbitkan Surat Edaran, Takbir Keliling Dilarang

 

P.SIDIMPUAN (Waspada) : Jelang Hari Raya Idul Adha 1442 H/2021 M, Wali Kota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution SH terbitkan Surat Edaran (SE) tentang petunjuk pelaksanaan malam takbiran, shalat Idul Adha, dan teknis penyembelihan hewan kurban.

Salah satu isi poin isi Surat Edaran Nomor : 451.11/3217/2021 yang ditanda tangani Wali Kota Padangsidimpuan, Jumat (6/7) adalah masyarakat tidak diperkenankan untuk melakukan kegiatan takbir keliling dalam menyambut hari raya Idul Adha 1442 H.

“Surat Edaran itu sudah saya tandatangani pada siang tadi,” kata Wali Kota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution SH, Jum’at (16/7).

Adapun landasan penerbitan surat edaran tersebut, ujar Wali Kota Padangsidimpuan iyakni Surat Edaran Kementerian Agama RI Nomor.15 Tahun 2021 Tanggal 21 Juni 2021,.

Kemudian Surat Edaran Gubernur Sumut Nomor 188.54/INST/2021 Tanggal 5 Juli 2021 tentang perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat berbasis micro.

Surat edaran yang menjadi panduan pelaksanaan malam takbiran, shalat Idul Adha 144 H dan teknis penyembelihan hewan kurban ditengah pandemi Ciovid-19 akan secepatnya disebarkan kepda pengurus masjid atau panitia pelaksanaan kegiatan Idul Adha se-Padangsidimpuan,

Kemudian kepada RT/RW/LPMK, Pimpinan Organisasi Keagamaan dan pimpinan Perangkat Daerah di lingkungan Pemko Padangsidimpuan, serta camat dan lurah se-Kota Padangsidimpuan.

Wali Kota menjelaskan poin dalan surat edaran itu yakni Pemko Padangsidimpuan bersama Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 berperan aktif dan mendukung kegiatan-kegiatan Keagamaan sebagai bentuk Syiar Agama di Kota Padangsidimpuan.

Kemudian, dalam menyambut Idul Adha 1442 H agar tidak melakukan kegiatan Takbir Keliling,Takbir dilakukan di rumah maupun di Masjid/Mushalla oleh pengurus takbir dan dapat melalui Radio, media sosial, dan media digital lainnya, ujarnya.

Shalat Idul Adha 1442 H dapat dilaksanakan di Masjid atau di lapangan dengan tetap memperhatikan Surat Edaran Menteri
Agama Nomor: 15 Tahun 2021 dan mempedomani protokol kesehatan dengan ketat untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19.

Sesuai dengan protokol kesehatan, lanjut Irsan Efendi Nasution, jamaah mengunakan masker,, membawa peralatan sholat (sajadah), menjaga jarak (Physical Distancing) serta tidak berjabat tangan maupun berpelukan..

Terhadap panitia pelaksanaan sholat Idul Adha 1442 H agar menyediakan masker bagi jemaah yang tidak memakai masker serta menyediakan sabun cuci tangan atau Hand Sanitizer,

Bagi masyarakat yang lanjut usia maupun warga yang dalam kondisi kurang sehat dan
sembuh dari sakit atau dari perjalanan tidak diperbolehkan shalat di Lapangan/Masjid.

Sedangkan pelaksanaan penyembelihan hewan kurban dilakukan setelah sholat Idul Adha dan berlangsung sejak tanggal 10 Dzulhijjah sampai tanggal 13 Dzulhijjah 1442 H/2021 M dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dalam pandemi Covid-19.

Jika nantinya ditemukan peningkatan Covid-19 di wilayah/lingkungan/desa/kelurahan sehingga menjadi zona orange/merah, ujar Irsan agar tidak melaksanakan shalat Idul Adha di lapangan/Masjid tetapi di rumah masing-masing.

Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Wali Kota Padangsidimpuan meminta Camat, Lurah dan Kepala Desa untuk melarang masyarakat di wilayahnya yang belum menyelesaikan masa karantina/isolasi melaksanakan sholat Idul Adha di Masjid atau lapangan sekaligus menyarankan melaksanakan Shalat Idul
Adha di rumah/tempat masing-masing.(a39).

Ket. Foto :

Wali Kota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution terbitkan Surat Edaran tentang petunjuk pelaksanaan malam takbiran, shalat Idul Adha, dan teknis penyembelihan hewan kurban, Jumat (16/7).Waspada/ist.

Padangsidimpuan 16 Juli 2021
Penulis Berita : Mohot Lubis

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2