Jejak Potongan Kaki Di Bahbolon Karang Bangun Masih Misteri

  • Bagikan

SIMALUNGUN (Waspada): Potongan kaki manusia yang ditemukan seorang warga pengarit rumput di tepi sungai Bahbolon, Nagori Karang Bangun, Kec. Siantar, Kab. Simalungu, Jumat (27/5) siang lalu masih menjadi misteri.

Sejauh ini, potongan kaki sebelah kiri itu belum terungkap siapa pemiliknya. Bahkan, warga setempat juga belum ada yang melaporkan tentang kehilangan anggota keluarganya. Semuanya masih kabur alias belum jelas.

Puluhan personel Polres Simalungun dan warga saat akan terjun menyusuri pinggiran sungai Bahbolon di Nagori Karang Bangun untuk mencari jejak potongan kaki manusia yang ditemukan warga mengambang di sungai tersebut. Waspada/Ist

Menyikapi ini, Sabtu (28/5), pihak Polres Simalungun menurunkun puluhan personelnya dibantu warga setempat melakukan penyisiran di lokasi penemuan potongan kaki manusia untuk mencari bagian tubuh dan petunjuk lainya atas penemuan potongan kaki manusia dimaksud.

Penyisiran dilakukan dipinggiran dan aliran sungai dari Nagori Pematang Simalungun sampai ke Nagori Karang Bangun Kec. Siantar Kab. Simalungun, dipimpin Kapolsek Bangun AKP LS Gultom dan Kasat Reskrim, AKP Rachmat Aribowo. Penyisiran dilaksanakan sekira pukul 10.00 sampai dengan pukul 17.00.

Kapolres Simalungun AKBP Nicolas Dedy Arifianto, melalui Kasat Reskrim AKP  Rachmat Aribowo, menjelaskan kegiatan penyisiran ini dilakukan bertujuan untuk mencari petunjuk serta bagian lain dari potongan kaki manusia yang ditemukan sebelumnya dengan menyusuri di sepanjang pinggir sungai dari Nagori Pematang Simalungun sampai ke Nagori Karang Bangun.

Polisi dan warga menyusuri arus sungai untuk mencari petunjuk pasca penemuan potongan kaki manusia di sungai Bahbolon Nagori Karang Bangun. Waspada/Ist

Dikatakan, penyisiran pencarian potongan tubuh manusia ini dibantu oleh warga Karang Bangun dengan bekerjasama dengan pihak BNPB Daerah Kab. Simalungun dan Gamot/Kadus, yang dibagi menjadi 3 (tiga) Tim penyisiran. Tim 1 (satu) menyisir dari hilir ke hulu, Tim 2 (dua) menyisir dari hulu ke hilir, Tim 3(tiga) menyisir dengan menggunakan perahu karet.

” Selama kegiatan penyisiran dilakukan, tidak ada ditemukan potongan tubuh manusia yang lainnya dan pentunjuk yang berhubungan dengan penemuan dari potongan kaki manusian tersebut juga belum kita temukan,” kata Rachmat, sembari mengatakan pencarian tetap akan dilanjutkan esok harinya bekerjasama dengan Bhabinkamtibmas, Babinsa, Pangulu, Gamot dan warga.

” Kesempatan ini kami dari pihak kepolisian menyampaikan himbauan kepada seluruh masyarakat Kabupaten simalungun apabila ada warga yang kehilangan keluarga atau ada informasi agar menghubungi dan melaporkan ke kantor Polisi terdekat,” tambah Kasat Reskrim.

Selain Kapolsek bangun dan Kasat Reskrim, turut serta dalam kegiatan penyisiran tersebut antara Kasat Samapta AKP P. Butar-butar, Kanit Jahtanras, Kanit Reskrim Polsek Bangun, Dinas BNPB Simalungun, Pangulu, Gamot dan warga nagori Karang Bangun.(a27).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.