Waspada
Waspada » Jalan Provinsi Siabaksa-Bakkara Kembali Longsor
Sumut

Jalan Provinsi Siabaksa-Bakkara Kembali Longsor

 

DOLOKSANGGUL (Waspada): Jalan Provinsi Siabaksa – Bakkara, tepatnya di perlintasan Desa Sosorgonting, Kecamatan Doloksanggul, Kab. Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumut, kembali mengalami longsor, Rabu (13/1).

Pantauan Waspada.id, longsor diduga akibat genangan air yang terus merendam badan jalan. Badan jalan yang tergerus longsor tampak membentuk liang dan siap menunggu korban. Sementara material longsor tampak sampai kedalaman 15-20 meter dari permukaan jalan. Belum ada tanda akan dilakukan perbaikan dan rambu lalulintas di lokasi titik longsor.

Poltak Purba, anggota DPRD Kab. Humbahas yang melintasi titik longsor itu kepada wartawan, mendesak perhatian yang serius dari instansi terkait untuk melakukan penanganan. Sebab jika hal itu ditunda, jalan penghubung Doloksanggul-Baktiraja itu bisa putus dan lumpuh total.

“Titik ini, kali kedua mengalami longsor. Sebelumnya, dua tahun lalu, jalan ini sudah longsor, bahkan tidak bisa dilalui kendraan. Untuk itu, penanganan jalan ini butuh perhatian serius dari instasi terkait baik Pemkab Humbahas dan Dinas PU Binamarga Provinsi.

Ditegaskan lagi, penanganan jalan KSPN (Kawasan Strategis Pariwisata Nasional) itu membutuhkan gercep (gerak cepat) dan solusi yang tepat sehingga tidak mengganggu arus lalulintas dan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Semenatara, Kepala UPT Binamarga Provinsi Sumut, Anto OP Sunggu melalui Kepala Tata Usaha Ganda Tobing kepada Waspada via selulernya membenarkan adanya titik longsor jalan Siabaksa-Bakkara, tepatnya di perlintasan Desa Sosorgonting.

TERPIDANA Stefen Agustinus (memakai borgol) saat diamankan tim intelijen Kejatisu, Rabu (13/1). Waspada/ist
TERPIDANA Stefen Agustinus (memakai borgol) saat diamankan tim intelijen Kejatisu, Rabu (13/1). Waspada/ist

Kata Ganda, mencegah korban, saat ini pihaknya tengah melakukan pemasangan rambu lalulintas menunggu dilakukan perbaikan. “Kita sudah melakukan survei dan memasang rambu lalulintas sebelum dilakukan perbaikan,” ujarnya.

Ditanya kapan akan dilakukan penanganan, Ganda justru belum bisa memastikan. “Disurvei dulu dari dinas. Sama juga seperti ruas  jalan Onanganjang-Pakkat yang mengalami dua titik longsor. Sebab, pada UPT Binamarga Provinsi tidak ada penanganan langsung. Semua harus melalui proses dari dinas. Kapan akan dilakukan penanganan, tergantung dari dinas,” pungkasnya. (cas)

Ket Foto:

BADAN Jalan Provinsi Siabaksa-Bakkara longsor. Waspada/Ist.

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2