Jalan Provinsi Di Sergai Kembali Terendam Banjir

  • Bagikan
Warga tampak antri saat melintasi jalan Provinsi Kec.Sei Rampah - Kec.Tanjung Beringin yang kembali terendam banjir di Dusun VII Desa Sei Rampah Kec.Sei Rampah, Kamis (18/11) Waspada/Edi Saputra
Warga tampak antri saat melintasi jalan Provinsi Kec.Sei Rampah - Kec.Tanjung Beringin yang kembali terendam banjir di Dusun VII Desa Sei Rampah Kec.Sei Rampah, Kamis (18/11) Waspada/Edi Saputra

SEIRAMPAH (Waspada): Jalan Provinsi di Kecamatan Sei Rampah Kab. Serdangbedagai (Sergai) sepanjang sekitar 5 kilometer kembali terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 60 centimeter, bahkan ada yang mencapai 80 centimeter.

Pantuan Waspada.id, Kamis (18/11) banjir di jalan Provinsi Sei Ramlah -Dolok Masihul yang melintasi Desa Firdaus, Desa Cempedak Lobang dan Desa Simpang Empat tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda tiga akibat ketinggian banjir lebih dari 60 centimeter hingga 80 centimeter.

Pengguna jalan yang mengendarai sepeda motor tampak memanfaatkan jasa penyeberangan yang disediakan warga sekitar dengan pickup maupun truk.

Sedangkan di jalan Provinsi Kec. Sei Rampah – Kec.Tanjung Beringin yang melintasi Desa Sei Rampah juga kembali terendam banjir mencapai 40 centimeter sehingga seluruh jenis kendaraan yang melintasi jalan tersebut kesulitan sehingga harus ekstra hati-hati.

Korban banjir Iwan, 44, warga Dusun IX Desa Firdaus Kec. Sei Rampah, Kamis (18/11) di lokasi mengatakan, banjir sempat surut satu hari, namun Rabu (17/11) sore pukul 15:00 banjir kembali naik hingga kembali masuk ke dalam rumah sekitar 30 centimeter.

“Banjir juga menggenangi jalan Provinsi Sei Rampah-Dolok Masihul persisnya di Dusun IX Desa Firdaus sepanjang hampir 400 meter dengan kedalaman lebih 40 centimeter sehingga sulit dilalui kendaraan”, sebut Iwan yang rumahnya persis berlokasi di depan jalan provinsi tersebut.

Kepala Desa Cempedak Lobang Edi Muslih kepada Waspada.id mengatakan, dalam dua hari terakhir jalan Provinsi di Desa Cempedak Lobang meski masih digenangi banjir tetapi sudah dilintasi kendaraan baik sepeda motor, becak, kendaraan roda empat maupun truk.

“Namun hari ini banjir kembali naik dan ada sepanjang satu kilometer jalan Provinsi di Desa Cempedak Lobang yang parah dengan kedalaman sekitar 60 centimeter, bahkan di titik ruas badan jalan yang rusak genangan banjir ada yang mencapai 80 centimeter”, terang Edi Muslih.

Pengguna jalan memanfaatkan jasa penyeberangan pikup saat melintasi jalan Provinsi Kec. Sei Rampah – Kec.Dolok Masihul yang kembali terendam banjir di Dusun IX Desa Firdaus Kec.Sei Rampah, Kamis (18/11) Waspada/Edi Saputra.

Rizal, 45, warga Dusun VII Kampung Pala Desa Sei Rampah Kec. Sei Rampah menuturkan, jalan Provinsi Sei Rampah – Tanjung Beringin kembali terendam banjir sejak, Rabu (17/11) sore, banjir semakin parah hingga hari ini dengan kedalaman air mencapai 40 centimeter sehingga sulit dilalui berbagai kendaraan.

“Banyak pengendara sepeda motor yang terjatuh di genangan banjir akibat terperosok di badan jalan yang rusak”, imbuh Rizal.

Camat Sei Rampah Rahmat Suhendra Damanik yang dihubungi Waspada.id mengakui banjir susulan kembali terjadi akibat tingginya curah hujan serta kiriman dari hulu Sungai Bedagai, selain menggenangi kembali pemukiman masyarakat juga kembali menggenangi jalan Provinsi di Kec. Sei Rampah.

“Untuk ruas jalan Provinsi Kec. Sei Rampah – Kec. Dolok Masihul yang melintasi Desa Firdaus, Desa Sei Rampah hingga Desa Simpang Empat ada sepanjang sekitar 3 kilometer, kondisinya tidak bisa dilalui kendaraan roda dua dan roda tiga karena ketinggian air ada yang mencapai lebih 60 centimeter”, papar Hendra.

Begitu juga di jalan Provinsi Kec.Sei Rampah – Kec.Tanjung Beringin lanjut Camat Sei Rampah, melintasi Dusun VII dan Dusun VIII Desa Sei Rampah hampir sepanjang 2 kilometer lebih dengan kedalaman air mencapai 40 centimeter sehingga kondisinya sulit dilalui berbagai kendaraan, pungkas Rahmat Suhendra Damanik seraya berharap banjir segera surut. (a15/C)

.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *