Waspada
Waspada » Jalan Nasional Kembali Amblas, Medan – Aceh Macet Parah
Sumut

Jalan Nasional Kembali Amblas, Medan – Aceh Macet Parah

DI tengah upaya perbaikan, jalan nasional di Kel. Tangkahan Durian, Kec. Brandan Barat, Kab. Langkat, kembali amblas. Waspada/Waspada
DI tengah upaya perbaikan, jalan nasional di Kel. Tangkahan Durian, Kec. Brandan Barat, Kab. Langkat, kembali amblas. Waspada/Waspada

LANGKAT (Waspada): Jalan nasional penghubung Provinsi Aceh-Sumut di Kel. Tangkahan Durian, Kec. Brandan Barat, yang rusak parah akibat amblas tahun 2019 yang saat ini dalam proses perbaikan kembali amblas.

Bertambah lebarnya badan jalan yang amblas membuat ruas jalan bertembah menyempit. Kondisi ini menyebabkan kemacetan panjang arus lalulintas. Seluruh kenderaan harus rela bergantian melintas karena ruas jalan yang semakin menyempit.

Pantauan Waspada.id, di lapangan, Senin (19/7), aspal badan jalan yang tersisa selebar kurang lebih 2 meter, kembali tergerus longsor sehingga membuat sisa badan jalan yang dapat dilintasi semakin bertambah mengecil.

Akibatnya, arus kenderaan dari Aceh menuju Medan kerap terjebak kemacetan panjang. Para pengendara harus bersabar menunggu giliran, karena kenderaan yang melintas di ruas jalan ini tak dapat berselisih.

Agar kenderaan tetap bisa melintas di titik longsor atau amblas, para pekerja melakukan upaya penimbunan di bagian sisi pinggiran jalan dengan material sirtu untuk menambah lebar jalan agar bisa dilalui oleh kenderaan.

Di lokasi jalan ini rawan terjadinya kecelakaan. Belum lama ini, satu unit truk mengangkut kayu gelondongan terbalik dan menimpa rumah warga yang berada persis di pinggiran jalan. Beruntung, insiden ini tak menimbulkan korban jiwa.

Menurut cacatan Waspada.id, jalan nasional ini amblas sejak Januari 2019 dan sudah pernah beberapa kali dilakukan perbaikan, namun tidak bertahan lama, jalan kembali amblas karena kualitas proyek yang terkesan asal jadi.

Saat ini, pihak Kementerian PUPR kembali melakukan perbaikan dengan melakukan pengerukan ke bagian dasar tanah, kemudian dilakukan pengecoran beton. Namun, upaya perbaikan yang sudah berlangsung selama beberapa pekan belum juga selesai.

Tak sedikit uang negara yang habis bak ditelan bumi untuk memperbaiki kerusakan badan jalan penghubung antar kedua provinsi ini. Tapi, upaya untuk mengatasi amblasnya jalan nasional ini sepertinya belum kunjung tuntas. (a10)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2