Isu Telur Rebus Penangkal Corona Merebak Di Paluta

Isu Telur Rebus Penangkal Corona

  • Bagikan
Warga Paluta heboh isu telur rebus bisa penangkal virus Corona. (Waspada/Ist)

GUNUNGTUA (Waspada): Isu telur rebus penangkal corona merebak entah dari mana, Kamis (26/3) dinihari. Masyarakat Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta) jadi heboh dengan isu tersebut.

“Kami mendapat kabar dari keluarga supaya makan telur rebus pada tengah malam atau dinihari karena dapat menangkal virus Corona (Covid-19),” kata Icha Siregar ibu rumah tangga di Gunungtua.

Dijelaskan Icha. Sebelumnya ia mendapat telepon dari keluarganya di Kecamatan Simangambat supaya merebus telur ayam satu butir per orang sebagai penangkal terjangkitnya virus corona.

Katanya, beredar rumor yang menyebutkan bahwa ada seorang anak yang baru lahir dan langsung berbicara menjelaskan cara mencegah virus Corona dengan memakan terlur rebus pada saat tengah malam.

Amatan Waspada, isu makan telur rebus ini menjadi viral di daerah Kabupaten Paluta. Banyak juga masyarakat yang membuat postingan di akun media sosial seperti Facebook dan Instagram sehingga manambah perbincangan dikalangan masyarakat.

Seperti di Kecamatan Dolok, Sipiongot. isu telur rebus dapat jadi penangkal corona bahkan diumumkan di Masjid. Sehingga menambah kehebohan ditengah-tengah masyarakat.

“Kami di Kecamatan Dolok, Sipiongot sangat dihebohkan isu telur rebus ini. Bahkan diumumkan di masjid, sehingga warga terbangun tengah malam sekira pukul 03.00 dinihari untuk membeli telur, ” kata A Rambe warga Kecamatan Dolok.

Hal itu juga dibenarkan Ikhsan salah seorang pemilik warung. “Dinihari tadi banyak warga yang membeli telur. Katanya mau direbus kemudian dimakan sebagai penangkal virus Corona,” jelasnya.

Terpisah, Bupati Paluta Andar Amin Harahap meminta kepada masyarakat untuk tidak mempercayai berita hoaks.

Kata bupati, cara yang paling efektif mencegah penyebaran Corona adalah social distancing atau membatasi diri untuk tidak keluar rumah, serta menjaga pola hidup sehat.

“Sosial distancing ini adalah cara yang paling efektif untuk mencegah penularan virus ini,” jelas Bupati. (a35/C)

  • Bagikan