Irigasi Tetes Diterapkan Di Food Estate - Waspada

Irigasi Tetes Diterapkan Di Food Estate

  • Bagikan

DOLOKSANGGUL (Waspada): Mensiasati kemarau dan kekeringan, sistem irigasi tetes diterapkan di pusat tanaman hortikultura food estate, Kab. Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara. Melalui pola kerjasama kelompok tani dengan offtaker perusahaan swasta, PT Parnaraya melakukan Demonstations Plot (Demplot) bawang putih seluas 1,2 Ha. Dari luasan Demplot tersebut di atas, seluas 0,7 Ha dilakukan sistem irigasi tetes.  Selanjutnya PT Eden Farm, dari 2,8 Ha Demplot bawang merah dan kentang, seluas 0,5 Ha dilakukan irigasi tetes.

Wakil Bupati Humbahas, Oloan Paniaran Nababan saat menerima tim Sekretariat Kabinet RI dalam rangka monitoring dan tinjut arahan Presiden Republik Indonesia terkait program peningkatan penyediaan pangan nasional melalui pengembangan food estate di Humbahas, Rabu (13/10) lalu, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat ke daerah Humbahas melalui alokasi berbagai program pembangunan.

Dikatakan, food estate di Humbahas ditujukan untuk pengembangan hortikultura dengan target luasan sebesar 23.365,97 Ha. Food estate yang telah terlaksana seluas 215 Ha di Kecamatan Pollung dengan rincian 200 Ha dikelola Ditjen Hortikultura Kementan dan 15 Ha dikelola oleh Balitbang Kementan. Tahun 2021 direncanakan melanjutkan pengembangan food estate 1.000 hektar dengan pola kerjasama antara poktan beberapa Offtaker dari perusahaan swasta meliputi Indofood, Wings, Champ, BISI, Ewindo, Parnaraya dan Eden Farm.

Dikatakan, melalui pola kerjasama kelompok tani dengan beberapa offtaker perusahaan swasta, PT Parnaraya melakukan Demonstations Plot (Demplot) bawang putih seluas 1,2 Ha. Dari luasan Demplot tersebut di atas, seluas 0,7 Ha dilakukan sistem irigasi tetes.  Selanjutnya PT Eden Farm, dari 2,8 Ha Demplot bawang merah dan kentang, seluas 0,5 Ha dilakukan irigasi tetes.

Pembuatan sertifikat lahan food estate berdasarkan data dari Kantor Pertanahan Kabupaten Humbahas telah melaksanakan pengukuran 69 bidang tanah. Sebanyak 54 bidang tanah telah disampaikan berkasnya dan 43 bidang tanah telah masuk tahap lanjutan.

Pelaksanaan pembangunan infrastruktur jalan food estate, panjang jalan yang akan dibangun 8.715 meter dengan lebar 11,5 meter. Panjang jalan yang telah terbangun 7.615 meter atau sekitar 87,38%. Diharapkan pembangunan jalan tersebut bisa selesai sesegera mungkin.

Selanjutnya pembangunan infrastruktur pendukung Taman Sains Teknologi Herbal Hortikultura Center (TSTH2C) di Desa Aek Nauli Kecamatan Pollung yang pendanaanya dari APBN juga sedang dilaksanakan. Total panjang jalan adalah 9 Km dan progress pelaksanaanya 55,98%.

Sementara itu, Asdep Bidang Pertanian, Ketahanan Pangan, Riset dan Teknologi, Ida Dwi Nilasari, menyampaikan bahwa progres atau capaian pengembangan food estate di Kab. Humbahasagar tetap dilanjutkan. Hasil monitoring dan evaluasi progres food estate di Humbahas dilaporkan kepada Presiden RI, Joko Widodo. (cas)

Keterangan Foto: IRIGASI Tetes Demplot PT Eden Farm diterapkan pada tanaman kentang dalam kawasan food estate. Waspada/Ist

  • Bagikan