Waspada
Waspada » Inflasi Pematangsiantar 0,59 Persen
Ekonomi Sumut

Inflasi Pematangsiantar 0,59 Persen

Pertemuan TPID di wilayah kerja KPw BI Kota Pematangsiantar untuk mengendalikan inflasi, dilaksanakan di lantai tiga gedung KPw BI, Jl. Haji Adam Malik, Rabu (29/7). Inflasi Pematangsiantar 0,59 Persen. Waspada/Ist
Pertemuan TPID di wilayah kerja KPw BI Kota Pematangsiantar untuk mengendalikan inflasi, dilaksanakan di lantai tiga gedung KPw BI, Jl. Haji Adam Malik, Rabu (29/7). Inflasi Pematangsiantar 0,59 Persen. Waspada/Ist

PEMATANGSIANTAR (Waspada): Inflasi Pematangsiantar 0,59 Persen (mtm) selama periode Juni 2020. Beberapa komoditas yang mengalami peningkatan harga yakni daging ayam ras, cabai merah, dan tomat.

Kondisi itu disampaikan Wali Kota Hefriansyah melalui Wakil Wali Kota Togar Sitorus saat membuka High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) wilayah kerja Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Pematangsiantar di ruang rapat lantai tiga gedung BI, Jl. Haji Adam Malik, Rabu (29/7).

Menurut Togar, pada periode Januari 2020, Pematangsiantar mencatat deflasi sebesar 0,37 persen (mtm) atau secara tahunan inflasi sebesar 0,45 persen (yoy). Sedang realisasi inflasi periode Juni terpantau lebih rendah dibanding historis selama tiga tahun terakhir yakni 0,59 persen (mtm).

Andil Inflasi Tertinggi Kelompok Kesehatan

“Di periode Juni, yang memberi andil terbesar dalam deflasi Pematangsiantar diantaranya kelompok makanan, minuman dan tembakau, yang mengalami deflasi -0,33 persen (mtm) dengan andil  -0,12 persen. Sedang kelompok yang memberi andil inflasi tertinggi yakni kelompok kesehatan dan kelompok yang mengalami deflasi sebesar 0,61 persen (mtm) dan -0,09 (mtm) dengan andil masing-masing -0,02 persen dan 0,01 persen,” imbuh Togar.

Togar juga menyebutkan, dari sisi tekanan inflasi pada Juni 2020, beberapa komoditas yang mengalami peningkatan harga yakni daging ayam ras, cabai merah dan tomat.

“Merespon kondisi inflasi saat ini dan dalam upaya mencapai sasaran inflasi nasional tahun 2020 sebesar 3+ 1 persen (yoy) pada periode 2020, TPID Pematangsiantar akan terus berkoordinasi dan menindaklanjuti hasil rapat koordinasi tingkat Sumut, terkait pengendalian inflasi dan mendorong langkah peningkatan kinerja TPID ke depan,” ujar Togar.

Tetap Terkendali

Mencermati perkembangan inflasi terkini dan beberapa indikator harga, lanjut Togar, inflasi pada periode Juni 2020 diperkirakan tetap terkendali pada sasaran inflasi nasional, meskipun terdapat tantangan dalam menghadapi wabah Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

“Sinergi antar TPID dan OPD lainnya juga ditingkatkan di tengah wabah COVID-19 yang masih berlanjut, agar laju inflasi dapat terkendali hingga akhir periode 2020. Diantaranya melalui koordinasi antar TPID dan perdagangan antar daerah,” sebut Togar.

Togar mengharapkan rapat itu menjadi langkah nyata menghasilkan solusi yang lebih komprehensif dan konkrit dalam mengatasi permasalahan inflasi di daerah dan mendorong peningkatan kapasitas perekonomian.

Kepala KPw BI Edhi Rahmanto Hidayat menyebutkan pihaknya dan TPID  dapat terus berkomitmen untuk mendorong capaian inflasi dan mendorong terjaganya pertumbuhan ekonomi.

Turut hadir Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Pematangsiantar Marlise Simamora dan para anggota TPID.(a28/B).

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2