Inalum Buka Akses Internet Di Sekolah Pedalaman Toba

  • Bagikan
Siswa SMPN 2 Pintupohan Meranti Menggunakan komputer yang tersambung ke jaringan internet bantuan dari PT. Inalum (Waspada/Ist)
Siswa SMPN 2 Pintupohan Meranti Menggunakan komputer yang tersambung ke jaringan internet bantuan dari PT. Inalum (Waspada/Ist)

KUALATANJUNG (Waspada): SMP Negeri 2 Pintupohan Meranti, Kab. Toba Sumatera Utara, kini dapat menikmati sarana internet setelah mendapat bantuan jaringan internet dari PT. Inalum (Persero).

Kepala Sekolah SMPN 2 Pintu Pohan Jalusmin Tampubolon, Jumat (20/5) menyebutkan, kehadiran internet di sekolah benar-benar membantu operasional belajar mengajar yang selama ini sangat terbatas terhadap akses internet. Dengan dihadirkannya tower dan wifi oleh PT Inalum (Persero), kegiatan belajar mengajar menjadi lebih modern, menjadi lebih terbantu.

“Bantuan dari Inalum tidak hanya dalam bentuk tiang towernya untuk Wifi, tetapi juga memberikan komputer. Pemberian ini jelas membantu para siswa sehingga mereka bisa lebih melek lagi informasi dari seluruh dunia. Sekaligus membantu para guru untuk bisa lebih mengembangkan semangat belajar para siswa,” terang Jalusmin.

SMPN 2 Pintu Pohan terletak di Kecamatan Pintu Pohan Kab. Toba Sumatera Utara. Untuk berkunjung kesana, kita bisa mengendarai mobil melalui akses jalan cukup jauh dan sulit.

Di komplek sekolah, akan tampak bangunan masih bagus permanen dengan areal lapangan yang cukup luas di tengah sekolah. Di sanalah para siswa dan guru beraktivitas jika ada upacara atau kegiatan lainnya di sekolah.

Selain melakukan kegiatan belajar mengajar, Jalusmin selaku Kepala Sekolah juga menyebut bahwa sekolah memiliki misi moral yaitu untuk mendorong generasi muda di kawasan Pintu Pohan untuk mau bersekolah.

“Kami punya beban moral juga untuk mengajak generasi muda disini untuk bersekolah. Misalnya Itu jumlah siswa termasuk ada yang beberapa sudah enggan sekolah. Itulah tugas tambahan kami, membujuk siswa akan mau kembali ke sekolah. Biasanya masalah keluarga. Itulah akan kami datangi lagi, kami bujuk rayu agar mau lagi sekolah. Keluarganya juga harus disadarkan bahwa pendidikan itu sangat penting,” ujar Jalusman.( a17/a)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.