Waspada
Waspada » HMI DS Minta Poldasu Ambil Alih Penanganan Dugaan Mark-Up Tanah Pembangunan Puskesmas Bangun Purba
Sumut

HMI DS Minta Poldasu Ambil Alih Penanganan Dugaan Mark-Up Tanah Pembangunan Puskesmas Bangun Purba

Ketua HMI Cabang Deliserdang Eka Azwin Lubis. Waspada/Ist
Ketua HMI Cabang Deliserdang Eka Azwin Lubis. Waspada/Ist

DELISERDANG (Waspada): Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Deliserdang (DS) meminta Polda Sumut (Poldasu) mengambil alih penanganan pembangunan proyek Puskesmas Bangun Purba, pagunya sebesar Rp3,2 miliar sejak tahun 2019 belum rampung atau mangkrak.

Hingga permasalahan dugaan mark-up harga pengadaan tanah untuk pembangunan Puskesmas tersebut senilai kurang lebih mencapai Rp300 juta mengunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Deliserdang tahun 2019.

Waspada/Ist
Waspada/Ist

“Karena kita menilai hingga sampai saat ini belum jelas bagaimana proses penanganan kasus tersebut. Jika Polresta Deliserdang tidak segera mengungkap kasus ini, kami meminta Polda Sumut untuk turun untuk ambil alih penanganannya,” kata Ketua HMI Cabang Deliserdang Eka Azwin Lubis Kamis (16/7).

Eka menanggapi, proses berjalannya penyelidikan setelah Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Yemi Mandagi mengatakan kepada wartawan pada Sabtu (30/5) di Mapolresta Deliserdang.

Dengan terbarunya pada Senin (6/7) Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Yemi Mandagi mengatakan penyidik Satreskrim Polresta Deliserdang masih meminta hasil audit dari APIP (Aparat Pengawasan Intern Pemerintah).

Oleh karena itu, Eka pun menilai prosesnya terlalu lambat. “Polisi harusnya bertindak cepat dalam menyikapi kesalahan dalam proyek pembangunan Puskesmas di Bangun Purba yang hingga kini tidak jelas keberlanjutannya,” tegas Eka.

“Sebab cita-cita mulia polisi yang profesional, modern dan terpercaya harus dibuktikan dengan terungkapnya pihak-pihak yang terlibat dalam pembangunan Puskesmas mangkrak hingga dugaan mark-up harga pengadaan tanah untuk pembangunan Puskesmas tersebut,” tambah Eka.

Eka pun menyebutkan, bila berlarut larut permasalahan pembangunan Puskesmas dibiarkan maka sangat merugikan masyarakat Deliserdang khususnya di Kecamatan Bangun Purba.

“Sebab terkendalanya pembangunan Puskesmas itu sudah mengangkangi hak masyarakat untuk mendapat kemudahan dalam akses kesehatan,” tandasnya. (a16/a01).

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2