Waspada
Waspada » Hendak Liburan, Pesan Kapal Di Danau Toba Lewat Aplikasi Online
Sumut

Hendak Liburan, Pesan Kapal Di Danau Toba Lewat Aplikasi Online

Pendiri Aplikasi BoatRia Tonggo Gultom saat presentasi pada acara launching BoatRia di Darma Agung Beach Hotel,Minggu (2/1). Ramsiana Gultom/Waspada.
Pendiri Aplikasi BoatRia Tonggo Gultom saat presentasi pada acara launching BoatRia di Darma Agung Beach Hotel,Minggu (2/1). Ramsiana Gultom/Waspada.

PARAPAT (Waspada) : Siap siap bagi siapa saja yang hendak liburan ke Danau Toba, kini lebih mudah pesan kapal berbagai jenis seperti Catamaran, Speedboat, Banana Boat dan Jet Ski tanpa perantara calo.

Hal ini diungkapkan Tonggo Gultom, pendiri Aplikasi BoatRia sekaligus pemerhati pariwisata Danau Toba saat memberikan sambutan pada acara Launching Aplikasi berbasis online “BoatRia” di Darma Agung Beach Hotel, Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Simalungun, Minggu (2/1).

Sebelumnya, kerap para wisatawan mengeluhkan harga charter kapal yang terbilang mahal sehingga mengurungkan niat untuk menikmati keseruan berbagai wahana air tersebut.

Untuk menjawab keluhan para wisatawan ini, pria paruh baya yang sudah 30 tahun berprofesi sebagai Pilot maskapai penerbangan terbesar di Indoensia (Garuda) tersebut, meluncurkan aplikasi terbaru bernama BoatRia. Aplikasi berbasis online ini diluncurkan untuk memudahkan para wisatawan mengakses berbagai kebutuhan kapal sesuai dengan kantong dan kenyamanan pemesan.

Kepada awak media, Tonggo mengaku prihatin melihat sulitnya mendapatkan akses informasi saat membutuhkan kendaraan air di seluruh perairan nusantara. Tonggo berharap, lewat aplikasi BoatRia ini, akan menjawab kebutuhan dan memberikan kemudahan bagi para wisatawan baik lokal maupun manca negara.

“Sejak beberapa tahun lalu, pemesanan tiket pesawat lewat online sudah booming demikian juga dengan kendaraan di darat seperti Grab dan Gojek yang sangat melekat dengan masyarakat. Sayangnya di air hal ini belum ada, sehingga setiap kali wisatawan butuh kapal ataupun semacamnya harus terlebih dahulu menghubungi calo,” terang Tonggo.

Kondisi seperti itu dinilainya merugikan konsumen dan pengusaha kapal. Satu unit kapal Speedboat pemesanan via calo dari Parapat tujuan Batu Gantung sampai Tomok antara 1,2 juta hingga 1,5 juta, sementara, lewat aplikasi BoatRia, harganya bisa dipangkas hanya 800 ribu saja.

“Kita memangkas harga di calonya, sehingga pengusaha kapal tidak merugi. Aplikasi BoatRia dapat didownload dari Playstore dan Applestore. Secara pribadi, saya berharap agar aplikasi ini dapat dicintai masyarakat dan bertumbuh bersama masyarakat untuk memberikan pelayanan terbaik, khususnya masyarakat di kawasan Danau Toba,” harap Tonggo.

Tonggo juga menggandeng perusahaan Yamaha untuk memberikan service gratis bagi kapal kapal yang ada di Parapat sekitarnya. Hal ini dilakukan untuk memudahkan para pengusaha kapal terutama jenis speedboat yang kerap kewalahan untuk melakukan service dan mendapatkan sparepart asli Yamaha.

Perwakilan Yamaha, Nur Fadly Ryzqy mengatakan, pihaknya tergugah untuk turut berbagi saat mengetahui kesulitan para pelaku wisata di danau Toba untuk mendapatkan sparepart original Yamaha. Selain memberikan service gratis, pihaknya juga berencana akan membuka toko mini khusus menjual sparepart Yamaha di Parapat.

“Selama ini mereka ternyata membeli sparepart dari Riau dan harganya bisa dua kali lipat dari harga tokonya. Tentu kita miris dengan kondisi ini. Untuk itu kita langsung merespon permintaan pak Gultom untuk melakukan peninjauan langsung ke kawasan Danau Toba dan lewat mitra kita Trend Marine akan membuka toko sparepart Yamaha di Parapat. Saya pastikan semua yang dijual di sana original Yamaha,” paparnya.

Acara launching BoatRia ini dihadiri perwakilan dari Dinas Perhubungan Simalungun, BPODT, Basarnas, Pol Airud, pengusaha kapal dan para pelaku wisata air. Diakhir acara, diadakan tour melintasi garis pantai Parapat hingga obyek wisata Batu Gantung dan Ajibata. (crg)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2