Waspada
Waspada » Harga Beras Di P.Sidimpuan Bergerak Naik Bawang Merah Stabil
Sumut

Harga Beras Di P.Sidimpuan Bergerak Naik Bawang Merah Stabil

P.SIDIMPUAN (Waspada) : Ditengah pandemi COVID-19, harga berbagi jenis beras di Kota P.Sidimpuan mulai mengalami kenaikkan antara Rp250 sampai Rp.1.000 per kilo gram.

Salah seorang pedagang beras di Pasar Sangkumpal Bonang P.Sidimpuan, H.Azri Mizwar lubis, Jumat (25/9) mengatakan kenaikan harga beras tersebut dipicu oleh panen yang tidak merata.

Dijelaskan, beras sigudang dari Rp.42.000 Rp.46.000 per tabung atau naik Rp.1.000 per kilo gram karena satu tabunh sama dengan 4 kilo geram untuk ukuran beras.

Kemudian Beras Merah Rp.41.000 jadi Rp
43.000 per tabung atau naik Rp. 250 per kg. beras Sipulo dari Rp. 38.000 jadi Rp. 40.000 per tabung. Beras IR 64 tercatat dari Rp.38.000 jadi Rp.39.000 per tabung atau naik Rp. 250 per kg.

Menurutnya stabilitas harga beras sebagai bahan makanan pokok masyarakat sangat tergantung dengan kondisi panen petani sawah didaerah ini dan sekitarya.

Bawang Merah Stabil

Harga bawang di Pasar Sangkumoal Bonang, P.Sidimpuan seminggu terakhir ini berangsur stabil setelah sebelumnya berfluktuasi disebabkan pasokan dari luar daerah tidak menentu yang umumnya akibat imbas musim hujan.

Fitri Simatupang, 31, salah satu penjual bawang yang dijumpai di Pasar Sangkumoal Bonang, Jumat (25/9) mengatakan harga bawang merah Solok Rp27 ribu per kg.Sebelumnya pasokannya sering melebihi sehingga harga menjadi sangat turun, padahal modalnya mencapai Rp24 ribu.

Bawang merah Jawa kini normal Rp28 ribu sedangakan harga modal Rp25 ribu. Beda dengan bawang merah Balige yang tetap seharga Rp35 ribu juga dengan harga modal Rp30 ribu. Sedangkan bawang Bombay dibandrol dengan harga Rp20 ribu, padahal sebelumnya, karena stok minim dan langka, harga bawang Bombay ini sempat melonjak Rp 100 ribu per kilo gram dan itu terjadi diawal masa pandemi.

Kata Fitri, rata rata dia memperoleh keuntungan dari penjulan bawang tesebut berkisar Rp 1000 hingga Rp5000 per kilo gramnya. Katanya stok bawang merah dia peroleh dari toke yang medatangkannya dari Brebes, Jawa Tengah. Sedangkan bawang Bombay dari Medan.

Menurut Fitri, dibandingakan dengan bawang lainnya, bawang merah Balige lebih tahan lama, karena jenis bawangnya lebih kering, sehingga harganyapun lebih mahal.(a39/a31/B).

Ket. fhoto:

Pedagang beras di Pasar Sangkumpal Bonang P.Sidimpuan sedang melayani pembeli. Waspada/Mohot Lubis.

Pedagang bawang di Pelataran Pasar Sangkumpal Bonang P.Sidimpuan sedang melayani pembeli. Waspada/Mohot Lubis.

 

.

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2